Pekanbaru (Inmas)- Sebanyak 160 Penyuluh Agama Islam (PAI) di Provinsi Riau ikut Rapat Kerja Penyuluh Agama Islam se Provinsi Riau, Kamis (21/7) di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Riau Jalan Sudirman Pekanbaru. Acara yang diikuti oleh Kasi Bimas Islam dan PAI Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau tersebut dibuka oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Riau, HM Saman S Sos M SI didampingi Kasi PAI Penaiszawa Amattaridi.
HM Saman dalam sambutannya menyebtukan, PAI merupakan ujung tombak bahkan jadi penyejuk bagi masyarakat ditengah gejolak kehidupan yang semakin panas. Umat saat ini sedang haus penyuluhan dengan semakin melonjaknya harga barang sementera penghasilan semakin sulit.
“Penyuluh Agama Islam itu Ilmunya harus Multi Komplek, tidak hanya menguasai bidang agama, tapi juga harus menguasai bidang pertanian, kesehatan, alam dan sebagainya. Sehingga pendekatan kepada masyarakat tidak hanya terbatas pada soal agama saja, tapi mencakup semua aspek,” ungkap Saman.
Untuk itu, kegiatan Raker PAI yang digelar setiap tahun hendaknya tidak hanya menjadi ajang silaturrahim, tapi juga harus melahirkan program- program dalam rangka memaksimalkan tugas penyuluh di tengah masyarakat.
“Jangan minder atau rendah diri jadi penyuluh, justru sebaliknya harus bangga karena melalui penyuluhan yang dilakukan dimasyarakat akan menjadi penyejuk dengan tetap menjalankan 5 budaya kerja, integritas, disiplin, professional, tanggungjawab dan keteladanan,” ujar Saman. (mus)