Pekanbaru (Inmas)- Sebanyak 140 siswa siswi Budha asal Kabupaten/ Kota se Riau ikut Janata Prayati Dhamma Tingkat Provinsi Riau Tahun 2016 yang akan berlangsung di Hotel Ameera Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, 3- 6 November 2016.
Pembukaan kegiatan Janata Pariyati Dhamma oleh Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Ahmad Supardi MA, Kamis (3/11) sore di Hotel Ameera, dengan didampingi oleh Pembimas Budha Tarjoko S Pd MM dan Ketua Walibi Riau Darmadi yang ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Kakanwil kepada perwakilan peserta.
Kakanwil dalam sambutannya menyebutkan, untuk menjadi orang yang berprestasi, pimpinan masa depan, dan mengukir sejarah gemilang maka generasi muda harus terus belajar serta ikut berbagai lomba dan event yang dilakukan oleh pihak- pihak tertentu untuk mencari dan menemukan bakat yang ada dalam generasi bangsa.
“Untuk mendapatkan prestasi, prestasi keagamaan, umum dan lainnya, sangat diperlukan kerja keras dan focus pada satu tujuan. Dengan kerja keras prestasi akan didapatkan, dan dengan prestasi maka keberuntungan- keberuntungan akan menyusul,” ungkap Kakanwil seraya memberikan contoh salah seorang peserta Janata Jesica yang sudah menasional, bahkan sudah rekaman yang akan beredar secara nasional pula.
Pada kesempatan tersebut Ahmad Supardi menghimbau, agar siswa siswi membiasakan diri untuk membaca buku, bukan hanya buku formal pendidikan, tapi buku pengetahuan lainnya minimal 10 halaman perhari. Karena Negara yang maju senagat ditentukan oleh masyarakat rajin belajar atau tidak.
“Negara paling rajin saat ini adalah Jepang, masyarakatnya mulai dari anak didik sampai dengan buruh bangunan terbiasa membaca buku, dalam 1 minggu minimal menamatkan 1 buku, bukan hanya buku pelajaran, tapi juga buku yang lain,” jelasnya.
Sementara itu, Pembimas Budha Kanwil Kemenag Riau Tarjoko dalam laporannya menyebutkan, peserta Janata Pariyati Dhamma 140 orang dari Kabupaten/ Kota di Riau. Peserta akan mengikuti beberapa lomba, dimana peserta terbaik akan mengikuti lomba tingkat Nasional tahun 2017 mendatang.
“Pada tahun 2015 kita sudah ikut serta pada tingkat nasional, dan pada acara tersebut kita berhasil berada pada posisi 2 terbaik nasional dengan perolehan 2 mas dan 2 perunggu. Tahun 2017, rencananya akan dilaksanakan di Jawa Tengah, dan kita akan kirim peserta terbaik kita,” ungkapnya. (e-m)