0 menit baca 0 %

Sebanyak 110 JCH Kuansing, Lakukan Pengambilan Foto dan Sidik Jari untuk Pembuatan Paspor

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Menjelang keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) sekitar pertengahan tahun 2019, segala sesuatunya harus dipersiapkan sedini mungkin. Persiapan awal yang perlu dilakukan adalah pembuatan paspor bagi JCH yang belum memilikinya, dan perpanjangan bagi JCH yang sudah memilikinya namun s...

Kuansing (Inmas), Menjelang keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) sekitar pertengahan tahun 2019, segala sesuatunya harus dipersiapkan sedini mungkin. Persiapan awal yang perlu dilakukan adalah pembuatan paspor bagi JCH yang belum memilikinya, dan perpanjangan bagi JCH yang sudah memilikinya namun sudah kadaluarsa.

Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi telah mulai bergerak untuk melakukan persiapan ini, hari pertama Senin (21/01/2019) sebanyak 110 orang jemaah melakukan pengambilan foto dan sidik jari yang dilaksanakan di Aula Kantor.

Pengambilan foto dan sidik jari ini dilakukan dengan caraย  mendatangkan langsung 3 orang pegawai Kantor Imigrasi Pekanbaru ke Teluk Kuantan. Tujuannya adalah supaya JCH tidak perlu repot-repot lagi ke kota Pekanbaru untuk melakukanya, hal ini adalah dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada JCH yang akan berangkat ke tanah suci.

Kepala Seksi PHU H. Bahrul Aswandi, S.Ag pun turut serta menyaksikan aktifitas JCH saat melakukan salah satu dari proses pembuatan paspor tersebut. Beliau juga terlihat beberapa kali berkomunikasi dengan jemaah, menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.

Proses pengambilan foto dan sidik jari baru bisa dimulai siang hari setelah waktu Zhuhur, hal ini disebabkan jarak tempuh yang dibutuhkan oleh pegawai imigrasi dari Pekanbaru ke Teluk Kuantan cukup jauh, sekitar 3 sampai 4 jam perjalanan darat. Dan ini berakibat pada lambatnya proses pengambilan foto dan sidik jari baru bisa dimulai.

Saat ditemui ditengah proses pembuatan paspor, H. Bahrul Aswandi mengungkapkan; "Pengambilan foto dan sidik jari dihari pertama ini memang agak terlambat, namun prosesnya InsyaAllah akan kita laksanakan sampai selesai, diperkirakan sebelum Magrib sudah selesai semuanya," jelasnya.

Dan benar saja, proses yang dimulai dari siang tersebut baru selesai hingga menjelang waktu magrib. Selanjutnya proses ini akan dilakukan pada hari berikutnya, mengingat mustahil untuk menahan JCH sampai malam, karena diantara mereka banyak juga yang sudah cukup berumur dan memerlukan waktu istirahat di malam hari. (N/R)