Pekanbaru (Inmas) – Satu lagi jemaah haji Riau meninggal di tanah suci. Warnita Habib Basa (57 th) meninggal Kamis, (24/9) di Rumah Sakit Center 17 Mina.
Hal itu disampaikan Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah HM Aziz, Selasa (29/9) setelah sebelumnya mendapat informasi dari Ketua Kloter 4, Afder Darius.
“Setelah melontar jumrah menuju pulang ke tenda, Warnita yang merupakan istri dari Jasman ini jatuh pingsan di tengah jalan. Seorang Arab menolong dan membawa Warnita dan suaminya ke Rumah Sakit Center 17. Pak Jasman menunggu istrinya di rumah sakit hingga malam. Pada malamnya barulah Pak Jasman pulang ke tenda, dan istrinya saat itu masih diinfus. Sesampainya di tenda, Pak Jasman lalu menceritakan kejadian tersebut kepada rombongan. Oleh petugas kloter, hal tersebut dilaporkan ke BPHI,” kata Kabid.
“Setelah mendapat laporan tersebut, petugas langsung menghubungi pihak Rumah Sakit Center 17. Anehnya, pihak Rumah Sakit mengatakan bahwa perempuan bernama Warnita tersebut tidak ada di sana,” lanjut Kabid lagi.
Pada 28/9, Ketua Kloter Afder Darius menghubungi Kakanwil Kemenag Provinsi Riau dan Kabid PHU. Setelah mendengar penjelasan dari ketua kloter tersebut, Kakanwil dan Kabid PHU menginstruksikan saudara Afder dan suami Ibu Warnita agar mendatangi pihak rumah sakit tersebut.
“Ternyata Warnita ditemukan di kamar jenazah,” ungkap Kabid.
“Jadi, sebenarnya ibu Warnita meninggal dunia bukan karena tragedi Mina. Hanyasaja dirawat bersamaan dengan jemaah haji yang sakit dan wafat akibat tragedi Mina.” Tutup Kabid.
Kabid PHU dan Kepala Kemenag Kota Pekanbaru H Edwar S Umar telah menjenguk rumah duka di Jalan Meranti Pandak, Rumbai Pesisir pada Selasa, 29/9.
Saat takziah, Kabid PHU menyampaikan permohonan maaf dan berharap keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar menerima musibah atau cobaan ini. (ghp)