0 menit baca 0 %

Satu Jch Inhil Wafat di RSAS

Ringkasan: Batam (Humas) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya seorang Jamaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok terbang (Kloter) 7 BTH asal Kabupaten Indragiri Hilir. Jamaah yang wafat tersebut bernama Arifin bin Umar Usman berusia...
Batam (Humas) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya seorang Jamaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok terbang (Kloter) 7 BTH asal Kabupaten Indragiri Hilir. Jamaah yang wafat tersebut bernama Arifin bin Umar Usman berusia 51 tahun asal Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau wafat setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Drs. HM. Aziz, MA MM saat dikonfrimasi di Embarkasi Batam menjelaskan almarhum Arifin bin Umar Usman yang lahir di Pangean pada tanggal 4 oktober 1960 wafat pada tanggal 13 oktober 2011 pukul 13.15 was, dengan sebab wafat system sirkulasi dengan sebab rinci stroke haemmorrhagic dengan dokter yang memeriksa yakni dr Nursyamsir. Hal ini berdasarkan data yang tertera pada system komputerisasi haji terpadu (Siskohat), ungkapnya. Saat tiba di asrama haji batam beberapa waktu yang lalu almarhum Arifin bin Umar Usman yang berdomisili di Jl. Trimas jaya RT 3/RW16 Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau yang berangkat menunaikan bersama istrinya tidak ada keluhan tentang kondisi kesehatannya setibanya di batam, almarhum baik-baik saja, akan tetapi itulah ketetapan Allah. Beberapa hari sebelum wafat atau tepatnya sehari setelah kedatangan Kloter 7 di Madinah yakni 9 oktober 2011 almarhum sedang berada di Raudhah Mesjid Nabawi untuk melaksanakan shalat melengkapi ibadah arbain, dan pada saat itulah almarhum terjatuh, karena kondisi yang terlalu mengkhawatirkan akhirnya dilarikan kerumah sakit Arab Saudi, setelah mendapatkan perawatan selama lima hari akhir almarhum berpulang ke Rahmatullah, almarhum yang wafat hajinya nanti akan di badal hajikan. Kepada keluarga yang ditinggalkan hendaknya bersabar dan memperbanyak doa semoga seluruh amal ibadah yang dikerjakannya, niat untuk menunaikan haji almarhum diterima Allah dan ditempatkan di tempat yang mulia disisi Allah Swt. (nik)