0 menit baca 0 %

SAPA Bersama Menag RI: Penyuluh Agama Non PNS Minta Diberikan Perhatian Khusus

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) Bertempat di  UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, tepatnya di Gedung Islamic Center, Riau pada Kamis 03 Mei 2018,diselenggarakan Program  Ngopi, Sapa dan Salam yang juga juga mengundang Para Penyuluh Agama Kristen Non PNS dan juga Guru Agama Kristen yang ada di Kota Pekanbaru.Acar...

Pekanbaru (Inmas) Bertempat di  UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, tepatnya di Gedung Islamic Center, Riau pada Kamis 03 Mei 2018,diselenggarakan Program  Ngopi, Sapa dan Salam yang juga juga mengundang Para Penyuluh Agama Kristen Non PNS dan juga Guru Agama Kristen yang ada di Kota Pekanbaru.

Acara yang dibuka Oleh Bapak Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin sangat menginspirasi setiap peserta yang hadir pada saat itu baik itu penyuluh, Guru,Pengawas, Tokoh Agama bahkan Pejabat yang Notabene hadir pada Saat itu.

Ada Sekitar 60 Orang yang terdiri dari Staf Bimas Kristen, Penyelenggara Kristen se- Provinsi Riau, Para Penyuluh beserta Guru agama Kristen yang turut Hadir pada Acara ngopi, Sapa dan Salam yang diadakan oleh Kanwil Kemenag Prov. Riau.

Minton Sitorus selaku Plh Bimas Kristen menyampaikan merasa sangat bangga atas Kedatangan Bapak Menteri Agama ke Provinsi Riau, karena ini akan menjadi Motivasi bagi kami untuk bisa berbuat yang lebih baik sehingga mampu mejadi Panutan bagi masyarakat yang ada disekeliling kami.

Minton berharap agar khususnya buat masyarakat Kristen baik itu guru maupun penyuluh yang hadir pada saat ini mampu melakukan hak pilih sesuai dengan hati nuraninya jangan mau teriming-imingi dengan hal yang kurang pas, dikarenakan tahun ini sangat diidentikkan dengan tahun Politik.Ikuti kata hatimu.“Pilihlah orang- orang yang mau bekerja dan Mempertanggung Jawabkan Aspirasi Masyarakat pada Umumnya”  tandasnya mengakhiri.

Pantun Lumbangoal, selaku Penyuluh Agama Kristen menyampaikan setidaknya dengan Kedatangan Bapak Menteri Agama ke Bumi Lancang Kuning ini mampu memberi angin segar khususnya buat penyuluh Non PNS  yang sudah beberapa tahun mengabdi di Masyarakat.

“Ada perhatian khususlah” buat Pelayan Umat dilapangan dikarenakan kami ini mempunyai kendala yang berbeda- beda di lapangan dalam melaksanakan pelayanan di masyarakat, ditengah keterbatasan kami  dituntut melayani dalam tugas pengembalaan paparnya mengakhiri.(belen)