0 menit baca 0 %

Santri Ponpes Al Azhar Inhu Meriahkan Festival Hadroh, Wujudkan Semangat Dakwah Melalui Seni Islami

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Santri Nasional, para santri Pondok Pesantren Al Azhar Indragiri Hulu turut berpartisipasi dalam Festival Hadroh tingkat Kabupaten Indragiri Hulu yang digelar pada Senin (20/10/2025) di Pematang Reba.

Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Santri Nasional, para santri Pondok Pesantren Al Azhar Indragiri Hulu turut berpartisipasi dalam Festival Hadroh tingkat Kabupaten Indragiri Hulu yang digelar pada Senin (20/10/2025) di Pematang Reba. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para santri untuk menyalurkan bakat seni islami sekaligus memperkuat semangat dakwah melalui lantunan shalawat dan irama rebana yang menggugah.

Festival Hadroh ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, melainkan juga sarana memperkokoh identitas santri sebagai pelopor dakwah yang kreatif dan berakhlak. Melalui kegiatan ini, pesantren diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya dengan nilai-nilai spiritual dan budaya Islam.

Pimpinan Ponpes Al Azhar, melalui pernyataannya, menyampaikan apresiasi atas semangat para santri yang ikut berpartisipasi. “Kami bangga dengan anak-anak santri yang tidak hanya fokus pada hafalan dan pembelajaran agama, tetapi juga mampu mengekspresikan nilai-nilai keislaman lewat seni hadroh. Ini bentuk dakwah yang lembut dan menyentuh hati masyarakat,” ungkapnya.

Festival ini juga disambut antusias oleh masyarakat dan para peserta dari berbagai pesantren se-Kabupaten Indragiri Hulu. Selain mempererat silaturahmi antarpondok pesantren, kegiatan tersebut menumbuhkan semangat kebersamaan dalam merawat tradisi Islam yang penuh dengan nilai keindahan dan harmoni.

Melalui festival ini, diharapkan para santri dapat terus mengembangkan kreativitas dalam berdakwah, menjadikan seni sebagai media yang mampu menebarkan kedamaian dan menumbuhkan cinta kepada Rasulullah. Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini menjadi cerminan semangat Hari Santri Nasional — bahwa santri adalah penjaga nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan yang menginspirasi masyarakat luas.

(Reski)