Kampar ( Kemenag )---Suasana pagi yang khidmat menyelimuti halaman Pondok Pesantren Mu allimin Muhammadiyah Bangkinang Kota saat para santri mengikuti upacara bendera dengan penuh semangat dan kedisiplinan. Senin, 3/11/2025. Kegiatan rutin ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, kedisiplinan, dan adab mulia di kalangan santri.
Bertindak sebagai pembina upacara, Ustadz Taufiq Wahyudisyah, S.Pd., M.Si., dari Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kampar, menyampaikan amanat yang menggugah jiwa tentang jati diri santri sejati. Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa santri sejati bukan hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam adab, tanggung jawab, serta ketaatan terhadap aturan.
Menjadi santri berarti siap meneladani akhlak Rasulullah. Taat kepada guru, hormat kepada orang tua, dan memiliki semangat belajar yang tidak pernah padam, ungkap Ustadz Taufiq di hadapan seluruh santri.
Selanjutnya juga menekankan pentingnya karakter kuat dan kemandirian dalam menghadapi tantangan zaman. Santri diharapkan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan berintegritas tinggi.
Kegiatan upacara ini menjadi wujud nyata pembinaan karakter di Pondok Pesantren Mu allimin Muhammadiyah Bangkinang Kota. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang kokoh, para santri terus digembleng untuk menjadi insan yang berilmu, beradab, dan siap membangun masa depan bangsa.
Santri Hebat, Berilmu dan Beradab Pilar Kuat Indonesia Berkemajuan!
( Fatmi )