Siak (Inmas) – Menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1439 Hijriyah, ratusan santri Pondok Pesantren Ittihadul Muslimin, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, mengikuti kegiatan tabligh akbar bertemakan “Menjadi Generasi Qur’ani dan Bercita-Cita Tinggi Ditahun Baru Hijriyah 1439 H”, Kamis, (21/09/17) bertempat di Masjid Jami’ Ittihadul Muslimin.
Direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Ponpes Ittihadul Muslimin, al-Ustadz Asnawi Burlian, S.HI menyampaikan bahwa tabligh akbar ini diadakan guna memberikan motivasi kepada para santri untuk terus semangat dalam menuntut ilmu syar’I dan menghafal al-Qur’an.
“anak-anakku para mujahid penuntut ilmu, kalian kelak akan berkiprah diberbagai macam tempat. Untuk itu, hendaklah kalian menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan menjadikan sunnah Rasulullah sebagai tauladan. Oleh sebab itu, kalian harus memiliki cita-cita yang tinggi jangan berhenti menuntut ilmu sebatas di pesantren ini saja, teruskan setinggi mungkin, bila perlu sampai ke luar negeri”, ungkap alumni Fakultas Syari’ah Universitas Al-‘Aqidah dan Universitas Imam Muhammad bin Sa’ud, Arab Saudi, Cabang Jakarta (LIPIA) ini.
Adapun pemateri dalam tabligh akbar adalah al-Ustadz Saifuddin Zuhri, Lc al-Hafizh, Imam Besar Masjid Al-Fattah Kota Siak. Ustadz Zuhri memaparkan tentang bagaimana keutamaan menghafal al-Qur’an dan mulianya menjadi penuntut ilmu. Terakhir beliau memperlihatkan bagaimana indahnya kuliah di luar negeri melalui layar infocus.
“semangat menghafal al-Qur’an dan cita-cita menuntut ilmu ke negeri-negeri yang jauh merupakan tradisi ulama salafus sholeh kita, lihat bagaimana hari ini kita dapat menikmati hasil usaha keras mereka. Mudah-mudahan santri dari Pesantren Ittihadul Muslimin ini nanti ada yang dapat kuliah di luar negeri dan pulang menjadi ulama-ulama yang sholeh” ujar hafizh qur’an Alumni Universitas Al-Ahqaf, Yaman ini. (Hd)