Sambut Ramadhan, Kanwil Kemenag Riau Adakan Serangkaian Acara
Ringkasan:
Pekanbaru (HUMAS)- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1431 H, segenap karyawan/karyawati Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melaksanakan rangkaian acara diantaranya tausiah menyambut Ramadhan yang disampaikan oleh H. Lukman Syarif MA dari Dumai, bersalam dan bermaafan antara pega...
Pekanbaru (HUMAS)- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1431 H, segenap karyawan/karyawati Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melaksanakan rangkaian acara diantaranya tausiah menyambut Ramadhan yang disampaikan oleh H. Lukman Syarif MA dari Dumai, bersalam dan bermaafan antara pegawai, pengukuhan pengurus Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Provinsi Riau periode 2010-2015, penyerahan piala bergilir festival grup rebana Pekan Isra` Mi`raj 1431 H, pemberian hadiah KUA Teladan, dan bantuan santunan tali asih kepada karyawan di lingkungan Kanwil.
Dalam sambutannya Kakanwil Kemenag Riau Drs. H. Asyari Nur SH MM menegaskan bahwa pemerintah sangat memperhatikan penyelenggaran pembangunan agama, baik melalui kegiatan-kegiatan, pemberian bantuan keagamaan, maupun pemberian reward. "Kita sangat serius melayani masyarakat, karena itu pegawai yang berprestasi akan diberi penghargaan, reward sesuai dengan kinerjanya", tuturnya.
Menyinggung pembentukan dan pengukuhan pengurus Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI), Kakanwil mengatakan bahwa keberadaanya adalah sangat penting dan dibutuhkan masyarakat. "Dengan dikukuhkannya pengurus FKPAI ini diharapkan akan mampu melakukan pembangunan dan perbaikan masyarakat melalui bahasa-bahasa Alquran. Disamping itu mereka yang duduk sebagai pengurus adalah orang-orang yang berpendidikan, kompeten dan berpengalaman di bidangnya. Di situ ada sarjana, master dan doktor", tambah Asyari Nur.
Sedangkan tausiah Ramadhan yang disampaikan oleh H. Lukman Syarif menekankan pentingnya melakukan persiapan memasuki Ramadhan. Diantara hal yang harus dilakukan adalah: 1). Menanamkan dalam diri bahwa dosa-dosa kita lebih besar dari pahala. Menurut Al-Ghazali manfaat berpuasa salah satunya adalah menimbulkan sifat sabar dan ikhlas, sebab ikhlas adalah inti dari segala amal. Adapun arti ikhlas yaitu mampu menyembunyikan kebaikan sebagaimana mampu menyembunyikan kejahatan. 2). Menanamkan dalam diri bahwa puasa Ramadhan ini adalah puasa yang terakhir bagi kita. Sebab dengan demikian akan menimbulkan motivasi untuk beribadat secara sunguh-sungguh. 3). Menanamkan keyakinan bahwa kita sangat dekat dengan neraka.
Dalam tausiahnya Lukman Syarif yang merupakan alumni Gontor dan meraih gelar masternya dari International Islamic University Malaysia ini menekankan pentingnya manusia menjaga kebersihan hati, karena hati adalah pemimpin anggota tubuh yang lain. Apabila hati seseorang baik, maka baik pula segala amalnya yang lain, apabila hati jahat maka akan jelek pula amal yang lain. Hati juga laksana sebuah sim card handphone. Apabila sim cardnya kotor maka akan sulit mnerima sinyal dan terputus-putus.
Oleh kerena itu kata Lukman sebelum bergaul dengan orang lain kita hendaknya memulai dari diri pribadi membersihkan sifat-sifat jahat dan tercela dengan bertobat dan mendekati diri kepada Allah swt. Dalam ilmu tasauf dikenal dengan istilah takhalli, tahalli, dan tajalli yaitu menghilangkan sifat-sifat tercela, lalu menghiasinya dengan sifat-sifat terpuji, kemudian akan tersingkaplah secara jelas hakikat keberadaan Allah swt. (as).