0 menit baca 0 %

Sambut Bulan Suci Ramadhan, Kemenag Kampar Gelar Silaturrahim & Pembekalan Mubaligh/ah serta Pengurus Masjid

Ringkasan: Kampar (Inmas) Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah atau tahun 2018 Masehi, Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Menggelar acara Silaturrahim & Pembekalan Mubaligh/ah serta Pengurus Masjid dan Mushollah, hari senin (14/05/2018) di Aula lantai II Kantor Kementerian Agama Kab.
Kampar (Inmas) – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah atau tahun 2018 Masehi, Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Menggelar acara Silaturrahim & Pembekalan Mubaligh/ah serta Pengurus Masjid dan Mushollah, hari senin (14/05/2018) di Aula lantai II Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, yang diwakili langsung Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Drs H Syafrizal Aziz. Dalam arahanya Syafrizal mengatakan, bahwasanya kegiatan Silaturrahim dan Pembekalan Mubaligh/ah serta Pengurus Masjid dan Mushollah ini sengaja kita laksanakan dalam rangka menyamakan persepsi dalam mengisi syi’ar Ramadhan. Karena dalam Ramadhan tahun ini kita menginginkan kesejukan dan kedamaian. Untuk itu kita menghimbau kepada para Mubalig/ah agar menyampaikan uraian santapan Ramadhan sesuai dengan judul yang telah disusun dengan singkat, jelas dan mudah dimengerti oleh jema’ah. Jangan membicarakan masalah – masalah Khilafiyah dan berbau politik yang dapat menimbulkan perpecahan pada jama’ah secara pribadi maupun kelompok. Kemudian Lama Penyampaian materi ceramah tidak lebih dari 15 – 20 menit. Apabila berhalangan agar dapat mencari gantinya dan melaporkan kepada Pengurus Masjid, Mushalla atau ke Kantor kementerian Agama Kab. Kampar. Kepada Pengurus Masjid dan Mushalla Supaya melaporkan Mubaligh/ah yang tidak hadir / aktif secara tertulis ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar. Mengadakan Koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar (Seksi Bimas Islam), bila ada suatu masalah yang berhubungan dengan Dakwah, Jama’ah dan Mubaligh/ah. Kemudian Untuk menghindari kekecewan jama’ah hendaknya Pengurus Masjid dan Mushalla, aktif dalam menghubungi Mubaligh/ah sebelum melaksanakan tugasnya, pungkas Syafrizal. (Ags/Usm)