0 menit baca 0 %

Salut, Guru MAN 01 Siak Ini Sukses Menjadi Juri Pada Perhelatan Asean Games XVIII Tahun 2018

Ringkasan: Siak (Inmas) Perhelatan Asean Games ke XVIII (18) Tahun 2018 di Indonesia sebagai Tuan Rumah yang dipusatkan di Jakarta dan Palembang ternyata masih menyisakan kenangan bagi masyarakat Indonesia yang antusias menghadiri, memeriahkan dan mendukung atlet-atlet Indonesia yang berkompetisi.

Siak (Inmas) – Perhelatan Asean Games ke XVIII (18) Tahun 2018 di Indonesia sebagai Tuan Rumah yang dipusatkan di Jakarta dan Palembang ternyata masih menyisakan kenangan bagi masyarakat Indonesia yang antusias menghadiri, memeriahkan dan mendukung atlet-atlet Indonesia yang berkompetisi. Salah satu kesuksesan kegiatan akbar se-Asia tersebut tentu tak terlepas dari ke-profesionalan para dewan juri.

Siapa sangka ternyata dari sekian banyak dewan juri yang dipercaya menjadi wasit pada even 4 tahunan tersebut, nama Deni Candra, S.Kom yang merupakan Guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 01 Siak tersebut termasuk dalam jajaran wasit Asean Games untuk kategori Cabang Olahraga (Cabor) Balap Sepeda. Artinya, Deni telah mendapatkan licence sebagai wasit Internasional balap sepeda. Deni Candra yang bertugas sebagai Commissaire Asian Games di jawa barat untuk cabor Balap Sepeda (18-25 agustus 2018) ini sebelumnya dinyatakan lulus oleh commissaire UCI (union cycliste internationale) tahun 2016 (Bulan Desember) lalu.

Deni yang juga pernah menjadi Commissaire di internasional Race Lubuk Linggau tahun 2017 (20-25 Juli) lalu di Sumatra Barat tersebut bercerita kepada Inmas Kankemenag Siak bahwa ia tidak menyangka akan ikut menjadi wasit di kompetisi sekelas Asean Games. “Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Intinya menjunjung tinggi nilai-nilai ke-profesionalitas harus menjadi jati diri seorang wasit”, ujarnya Guru Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) MAN 01 Siak tersebut.

Asean Games secara resmi dikenal sebagai Pesta Olahraga Asia ke-18, adalah acara olahraga multi-event regional Asia yang diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus - 2 September 2018, di dua kota yaitu Jakarta dan Palembang, serta beberapa tempat sebagai tuan rumah pendukung yang tersebar di provinsi Jawa Barat dan Banten. Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan sebanyak 40 cabang, terdiri dari 32 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non olimpiade. Sebagai bangsa Indonesia kita patut bersyukur berhasil sukses menempati peringkat ke VI (Empat). Semoga Olahraga di Indonesia semakin maju di level dunia Internasional dan semoga peran guru dan pelajar madrasah juga mampu memajukan olahraga di dunia Internasional. (Hd)