0 menit baca 0 %

Salihin, S.Ag “Faedah Introspeksi Diri”

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Dalam perjalanan hidup, seorang muslim tidak akan lepas dari kesalahan dan dosa sebagai akibat dari nafsu yang diperturutkan. Tidak jarang seseorang terbebas dari  kekeliruan karena bersikukuh menyakini sesuatu dan tidak mau menerima koreksi.


Pekanbaru (Inmas), Dalam perjalanan hidup, seorang muslim tidak akan lepas dari kesalahan dan dosa sebagai akibat dari nafsu yang diperturutkan. Tidak jarang seseorang terbebas dari  kekeliruan karena bersikukuh menyakini sesuatu dan tidak mau menerima koreksi. “Hamba tidak dikatakan bertakwa hingga dia mengoreksi dirinya sebagaimana dia mengoreksi rekannya” [HR. Tirmidzi]. Hal ini disampaikan oleh  Salihin, S.Ag Penyuluh Agama Islam di masjid Ikhlas Beramal Komplek Kemenag Kota Pekanbaru. Senin (12/06)

Ada beberapa faedah mengintros[peksi diri uncap Salihin pada diskusi penyuluh se Kota Pekanbaru. Pertama: Musibah terangkat dan hisab diringankan. Hal ini sejalan dengan hadits dari Umar RA ”Sesungguhnya hisab pada hari kiamat akan menjadi ringan hanya bagi orang yang selalu menghisab ditrinya saat hidup di dunia” [HR.Tirmidzi]. Kedua: Hati lapang terhadap kebaikan dan mengutamakan akhirat daripada dunia. Mengoreksi kondisi jiwa dan amal merupakan sebab dilapangkannya hati untuk menerima kebaikan.

Ketiga: Memperbaiki hubungan diantara sesama manusia. “ Sesungguhnya pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis di kedua hari tersebut seluruh hamba diampuni kecuali mereka yang memiliki permusuhan dengan saudaranya. Maka dikatakan, Tangguhkan ampunan bagi kedua orang ini hingga mereka berdamai”  [HR. Ahmad]. Keempat: Tterbebas dari sifat nifak/munafik.  Ibrahim at Taimy mengatakan” Tidaklah diriku membandingkan ucapan dan perbuatanku, melaikan saya khawatir jika ternyata diriku adalah seorang pendusta (ucapannya menyelisihi perbuatannya). (Idris)