Kuansing (Inmas), Tabligh Akbar dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1440 H yang diadakan di Taman Jalur Teluk Kuantan, pada hari Senin malam (10/09/2018) beberapa waktu yang lalu, disemarakkan dan dihadiri oleh beberapa orang pejabat. Diantaranya, Bupati Kuantan Singingi Drs. H. Mursini, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Jisman, MA, para pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah, Kepala Dinas, Kepala Sekolah, dan Kapolsek Kuansing. Selain pejabat acara juga dihadiri oleh oleh tokoh masyarakat, pelajar, dan masyarakat umum.
Setelah melalui acara seremonial kata sambutan dari beberapa orang pejabat pada malam itu, dan penampilan drama kolosal dari siswa pondok pesantren KH. Ahmad Dahlan, kemudian sampailah pada acara puncak, yaitu tausiyah agama yang disampaikan oleh Dr. Saidul Amin yang didatangkan langsung dari kota Pekanbaru. Dalam kesehariannya beliau adalah salah seorang dosen yang mengajar di UIN Susqa Pekanbaru.
Dalam tausiyahnya Saidul Amin menyampaikan, "Bersyukur kita kepada Allah, memasuki tahun baru 1440 H ini kita masih diberikan nikmat umur oleh Allah SWT. Pergantian tahun baru maknanya umur kita telah berkurang, kita akan menua dan semakin dekat kita dengan ajal yang pasti menemui kita. Jadikanlah tahun baru ini sebagai motivasi untuk memperbarui ilmu kita, baik ilmu yang sifatnya umum terlebih lagi ilmu agama. Tahun baru juga bisa sebagai acuan bagi kita, untuk meningkatkan amal ibadah yang selama ini mungkin kurang maksimal kita lakukan."
"Agama Islam memiliki banyak sifat, diantaranya: pertama sifat ilahiyah, yaitu segala sesuatu yang berkenaan dengan pembuktian keberadaan Tuhan, sifat-sifat-Nya, dan argumen-argumen yang mendasarinya. Kedua sifat insaniyah, yaitu mengakui bahwa seluruh manusia yang ada di dunia ini pada hakikatnya adalah bersaudara. Ketiga sifat washatiyah, atau dalam bahasa modernnya moderat, namun bukan berarti moderat yang menganggap diri benar dan orang lain menyimpang. Washatiyah ini bisa diartikan sesuatu yang berada ditengah-tengah, tidak berat sebelah dan seimbang. Keempat sifat waqi'iyyah yang berarti realisme. Maksudnya ajaran-ajarannya dirancang supaya bisa diterapkan secara nyata dalam kehidupan manusia," lanjut Saidul Amin.
Meskipun pembahasan yang disampaikan oleh Saidul Amin dalam tausiyahnya lumayan berat, namun karena cara penyampaiannya yang sederhana, membuatnya bisa dipahami oleh orang yang mendengarkan. Acara yang berlangsung dari habis Isya tersebut berjalan lancar, dan baru selesai kira-kira pukul 22:45 WIB. (N/R)
Saidul Amin: Jadikan Semangat Tahun Baru Islam untuk Meningkatkan Ilmu dan Amal Ibadah
Ringkasan:
Kuansing (Inmas), Tabligh Akbar dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1440 H yang diadakan di Taman Jalur Teluk Kuantan, pada hari Senin malam (10/09/2018) beberapa waktu yang lalu, disemarakkan dan dihadiri oleh beberapa orang pejabat. Diantaranya, Bupati Kuantan Singingi Drs.