Pekanbaru
(Inmas), Pada acara diskusi rutin yang ditaja oleh Penyuluh Fungsional Kantor
Kementerian Agama Kota Pekanbaru, salah seorang penyaji, Drs. H. Ruslan Bahrun
sampaikan materi tentang Tanda Bahagia dan Sengsara. Kamis (11/10)
Pantauan tim
inmas, diskusi yang berlangsung di masjid Ikhlas Beramal Kemenag Kota Pekanbaru
ini diikuti oleh penyuluh fungsional se-Kota Pekanbaru.
Dalam
pembahasannya Ruslan mengukip QS Al-Mudassir :38-48 dan hadits. Singkatnya, Allah Azza wa Jalla  menurunkan al-Qur an kepada nabi Muhammad
Saw dan ummatnya hanya untuk membuat mereka bahagia. Oleh sebab itu siapa yang
ingin benar-benar memperoleh kebahagiaan maka carilah di kitab yang membuat
kebahagiaan yaitu Al-Qur anul Karim.
Sedangkan
tanda, ciri kesengsaraan adalah ketika semakin bertambah ilmunya semakin
bertambah sombong, semakin bertambah amalnya semakin merasa lebih baik, semakin
bertambah umurnya semakin bertambah tamak, rakus terhadap dunia, semakin
bertambah hartanya semakin bartambah bakhil, pelit dan enggan memberi. Semakin
bertambah kedudukan sosialnya semakin sombong dan angkuh. Papar Ruslan.
(Idris).