0 menit baca 0 %

Ruslan Baharun :” Tanda Bahagia dan dan Sengsara”.

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Pada acara diskusi rutin yang ditaja oleh Penyuluh Fungsional Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, salah seorang penyaji, Drs. H. Ruslan Bahrun sampaikan materi tentang Tanda Bahagia dan Sengsara. Kamis (11/10)Pantauan tim inmas, diskusi yang berlangsung di masjid Ikhlas Beram...


Pekanbaru (Inmas), Pada acara diskusi rutin yang ditaja oleh Penyuluh Fungsional Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, salah seorang penyaji, Drs. H. Ruslan Bahrun sampaikan materi tentang Tanda Bahagia dan Sengsara. Kamis (11/10)

Pantauan tim inmas, diskusi yang berlangsung di masjid Ikhlas Beramal Kemenag Kota Pekanbaru ini diikuti oleh penyuluh fungsional se-Kota Pekanbaru.

Dalam pembahasannya Ruslan mengukip QS Al-Mudassir :38-48 dan hadits. Singkatnya, Allah Azza wa Jalla   menurunkan al-Qur’an kepada nabi Muhammad Saw dan ummatnya hanya untuk membuat mereka bahagia. Oleh sebab itu siapa yang ingin benar-benar memperoleh kebahagiaan maka carilah di kitab yang membuat kebahagiaan yaitu Al-Qur’anul Karim.

“ Sedangkan tanda, ciri kesengsaraan adalah ketika semakin bertambah ilmunya semakin bertambah sombong, semakin bertambah amalnya semakin merasa lebih baik, semakin bertambah umurnya semakin bertambah tamak, rakus terhadap dunia, semakin bertambah hartanya semakin bartambah bakhil, pelit dan enggan memberi. Semakin bertambah kedudukan sosialnya semakin sombong dan angkuh. Papar Ruslan. (Idris).