Pekanbaru (Inmas), Bertempat di masjid Ikhlas Beramal
Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru pagi ini dilaksanakan diskusi rutin
mingguan penyuluh Fungsional Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru. Beberapa orang
penyuluh menjadi narasumber pada diskusi
tersebut. Salah seorang diatara narasumber yang tampil hari ini adalah Drs. H.
Ruslan Baharun. Beliau menyampaikan materi diskusi tentang Membudayakan
Kejujuran. Senin (17/09).
Jujur dapat diartikan menjaga atau menyampaikan
amanah. Orang yang jujur umumnya bertanggungjawab penuh terhadap apa yang
diberikan kepadanya. Orang jujur tidak akan sanggub mengecewakan orang yang
telah memberinya amanah. Oleh sebab itu sifat jujur sangat dianjurkan untuk
dimiliki oleh setiap umat Rasulullah SAW. Terang Ruslan.
Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam QS. An-Nisa;
58 yang artinya: Sesunguhnya Allah
menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya. .dalam
ayat yang lain Allah SWT berfirman: Hai
orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghianasi Allah dan Rasul-Nya dan
jangan kamu menghianatoi amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu
mengetahui . ( QS. Al-Anfal :27)
Dari dua ayat tersebut dapat dipahami bahwa manusia
selain dapat berlaku tidak jujur kepada dirinya dan orang lain, adakalanya juga
tidak berlaku jujur kepada Allah dan Rasul-Nya. Maksud ketidakjujuran kepada
Allah dan RasulNya adalah tidak menjalankan perintah Allah dan Rasul dengan
baik. Terang Ruslan. (Idris)