0 menit baca 0 %

Ruslan Baharun: “ Mambudayakan Kejujuran”

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Bertempat di masjid Ikhlas Beramal Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru pagi ini dilaksanakan diskusi rutin mingguan penyuluh Fungsional Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru. Beberapa orang penyuluh menjadi  narasumber pada diskusi tersebut.


Pekanbaru (Inmas), Bertempat di masjid Ikhlas Beramal Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru pagi ini dilaksanakan diskusi rutin mingguan penyuluh Fungsional Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru. Beberapa orang penyuluh menjadi  narasumber pada diskusi tersebut. Salah seorang diatara narasumber yang tampil hari ini adalah Drs. H. Ruslan Baharun. Beliau menyampaikan materi diskusi tentang Membudayakan Kejujuran. Senin (17/09).

Jujur dapat diartikan menjaga atau menyampaikan amanah. Orang yang jujur umumnya bertanggungjawab penuh terhadap apa yang diberikan kepadanya. Orang jujur tidak akan sanggub mengecewakan orang yang telah memberinya amanah. Oleh sebab itu sifat jujur sangat dianjurkan untuk dimiliki oleh setiap umat Rasulullah SAW. Terang Ruslan.

Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam QS. An-Nisa; 58 yang artinya:” Sesunguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya.” .dalam ayat yang lain Allah SWT berfirman: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghianasi Allah dan Rasul-Nya dan jangan kamu menghianatoi amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui”. ( QS. Al-Anfal :27)

Dari dua ayat tersebut dapat dipahami bahwa manusia selain dapat berlaku tidak jujur kepada dirinya dan orang lain, adakalanya juga tidak berlaku jujur kepada Allah dan Rasul-Nya. Maksud ketidakjujuran kepada Allah dan RasulNya adalah tidak menjalankan perintah Allah dan Rasul dengan baik. Terang Ruslan. (Idris)