Kuansing (Kemenag) Kamis siang, 13 November 2025 lalu di Kecamatan Singingi menghadirkan suasana penuh kepedulian ketika Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon, bersama Ketua BAZNAS Kuansing, turun langsung mengikuti prosesi peletakan coran pertama Rumah Layak Huni bagi warga kurang mampu. Kehadiran Kemenag Kuansing dalam kegiatan ini menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat yang dikelola BAZNAS.
Dalam penyampaiannya, Suhelmon memberikan ungkapan yang kuat penuh pesan makna. Ia menekankan bahwa pembangunan rumah ini bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik, tetapi simbol bahwa masyarakat tidak dibiarkan berjalan sendiri dalam menghadapi kesulitan hidup. “Coran pertama ini adalah pondasi kepedulian kita. Dari titik inilah harapan mulai ditata ulang. Rumah yang akan berdiri bukan hanya dinding dan atap, tetapi tempat lahirnya kembali rasa aman bagi keluarga penerima,” ucapnya.
Ia melanjutkan bahwa Kemenag Kuansing mendukung penuh langkah-langkah yang memastikan dana umat kembali kepada umat dalam bentuk manfaat yang terukur. “Kita ingin melihat zakat bekerja. Bukan hanya tercatat, tetapi benar-benar mengubah kehidupan seseorang. Inilah salah satu bentuknya: rumah yang kelak menjadi saksi bahwa kebaikan selalu menemukan jalan untuk menjangkau yang membutuhkan,” tutur Suhelmon.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus melibatkan diri dalam gerakan sosial seperti ini. “Kebaikan tidak pernah berdiri sendiri. Ia tumbuh dari kerja bersama, niat yang tulus, dan kepedulian yang tidak menunggu momen tertentu. Selama kita bergerak bersama, insyaallah keberkahan akan mengikuti,” tambahnya.
Pihak BAZNAS turut menyampaikan komitmennya memperluas program Rumah Layak Huni agar semakin banyak warga di berbagai kecamatan merasakan manfaatnya. Bagi Kemenag Kuansing, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berkutat pada aspek keagamaan, tetapi juga pada kebutuhan sosial masyarakat.