Pekanbaru (Inmas), Di masjid Ikhlas Beramal Komplek Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Reporter dari Rtv datang guna meliput kegiatan keagamaan berupa shalat zuhur berjama’ah yang diawali dengan kultum singkat oleh santriwati sekaigus wawancara dengan ka.kankemenag Kota Pekanbaru. Kamis (16/02).
Kedatangan pihak Rtv sengaja di undang oleh Yayasan Diniyah Putri Pekanbaru. Guna meliput kegiatan santriwati Madrasah Tsanawiyah (MTs) Diniyah Puteri Pekanbaru berupa Tausyiah Zuhur yang didampingi oleh Kepala Madrasah. Pengasuh Pondok, Fakhrul Rozi, Lc dan humas, M.Zahir Zazuli, S.Pd
Kegiatan Tasyiah zuhur ini merupakan program rutin kemenag kota Pekanbaru dalam rangka meningkatkan pemahaman agama. .Kehadiran Santriwati dari Dinyah Puteri yang akan mengisi jadwal setiap Kamis selama 3 bulan di Masjid Ikhlas Beramal di sambut dengan baik oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru.
Usai shalat zuhur berjama’ah, dilanjutkan dengan wawancara kepada Ka. Kankemenag Kota Pekanbaru, Drs. H. Edwar S Umar, M.Ag. Dosen UIN Suska Riau, Prof. DR. Khairunnas, MA serta anggota DPRD Pekanbaru, .Drs. H. Tarmizi Muhammad.
Kepada mereka dimintai komenternya tentang persoalan Narkoba, sesuai dengan judul yang disampaikan oleh santriwati.
Persoalan narkoba di Kota Pekanbaru 90 % lebih pelakunya adalah usia remaja, ini menjadi tugas kita semua untuk mengatasinya. Ungkap Edwar.
Tidak kurang 159.000 orang pecandu narkoba ada Riau. Mereka butuh pembinaan (Psikoteraphy). Ungkap Khairunnas. (idris).