0 menit baca 0 %

RRI Pekanbaru Wawancarai Kakan Kemenag Kuansing

Ringkasan: Kuansing (Humas) - Selama Bulan Suci Ramadhan 1434. H / 2013. M Radio Republik Indonesia Pekanbaru dalam berita daerah pukul 17.00 Wib sudah dua kali RRI Pekanbaru mewawancarai Kakan Kemenag Kuansing H. Erizon Efendi, S.Ag. Wawancara jarak jauh melalui telepon seluler ini, pertama pada tanggal 3 Jul...
Kuansing (Humas) - Selama Bulan Suci Ramadhan 1434. H / 2013. M Radio Republik Indonesia Pekanbaru dalam berita daerah pukul 17.00 Wib sudah dua kali RRI Pekanbaru mewawancarai Kakan Kemenag Kuansing H. Erizon Efendi, S.Ag. Wawancara jarak jauh melalui telepon seluler ini, pertama pada tanggal 3 Juli 2013 dengan tema " Tradisi berbuka bersama mengunjungi keluarga di Kuansing". Penyiar senior RRI Pekanbaru Syamsul Bahri ini menanyakan tradisi adat istiadat masyarakat Kuansing dalam bulan ramadhan ini. "Kakan Kemenag, dengan gamblang menjawab berbagai tradisi dan budaya masyarakat Kuansing yang kental dengan adat istiadatnya". Yang belum "lapuk oleh hujan, yang tidak lekang oleh panas" adalah menjelangi atau mengunjungi keluarga dengan menjinjing rantang, kemenakan kerumah mamak, anak kerumah orang tua, saudara kerumah saudaranya, berbuka bersama bercengkrama sambil menyantap masakan kampung," onde-onde, puluik otun, Konji delima, gulai cubodak campur umbuik buluh atau betung dicampur dengan daging sapi atau ayam (baca; Gunung Toar), Pucuk ngalo (ubi) ikan bakar kecap asin ghotan gota di antau Singingi, Pokoknya penuh kekeluargaanlah,"ucapa Erizon. Selanjutnya RRI Pekanbaru pada tanggal 28/ 7 kembali pada pada waktu dan gelombang yang sama juga melaksanakan wawancara jarak jauh dengan tema " Membayar zakat fitrah". Kecendrungan membayar zakat fitrah, masyarakat Kuansing cendrung membayarnya pada mingggu-minggu terakhir ramadhan. untuk yang membayar dengan cara pakai uang, yang terendah Rp. 21.500.000, dan yang tertinggi yakni Rp. 27.500.000. pokoknya disesuikan dengan harga beras yang dikonsumsi yang bersangkutan, "jawab Erizon. Selanjutnya, ditempat terpisah Kasubbag TU Kemenag Kuansing H. Armadis sebagi penanggung jawab Kehumasan, mengatakan," kalau wawancara jarak jauh via Ponsel ini bermanfaat tentu kita akan terus berkoordinasi demi eksistensi Kementerian Agama. (ar)