0 menit baca 0 %

Rohil Siapkan Pelayanan Haji Satu Atap

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas)- Pendirian Gedung Siskohat di Kabupaten Siak ternyata mendorong beberapa wilayah untuk melakukan hal yang sama, salah satunya Kabupaten Rokan Hilir. Sepulangnya dari acara Peresmian Gedung Siskohat di Kab. Siak, Kankemenag Kab. Rohil langsung mengadakan pertemuan dengan DPRD Kab.

Rokan Hilir (Inmas)- Pendirian Gedung Siskohat di Kabupaten Siak ternyata mendorong beberapa wilayah untuk melakukan hal yang sama, salah satunya Kabupaten Rokan Hilir. Sepulangnya dari acara Peresmian Gedung Siskohat di Kab. Siak, Kankemenag Kab. Rohil langsung mengadakan pertemuan dengan DPRD Kab. Rokan Hilir, Pemkab. Rokan Hilir, Bappeda untuk membicarakan perencanaan pendirian pelayanan satu atap Siskohat di Kab. Rohil.

“Alhamdulillah tanggapan mereka sangat positif terhadap ide kami selaku Kankemenag Rohil dan direncanakan tahun ini sudah masuk dalam anggaran dan kalau tidak ada hambatan maka tahun 2017 sudah dapat direalisasikan pelayanan Siskohat satu atap,” jelas Hasbullah, Kasi Haji Rohil, Selasa (1/3).

Hasbullah juga menjelaskan betapa pentingnya pelayanan siskohat satu atap di Kabupaten Rokan Hilir untuk mempersingkat waktu dan memudahkan masyarakat Rohil yang tempat tinggalnya jauh dari Bagan Siapiapi kira-kira membutuhkan waktu sekitar 3 hari.

Sebagai contoh warga Kecamatan Basah Sinembah membutuhkan waktu 4 jam menuju Bagan Siapi-api baru bisa memproses pendaftaran haji dan tidak ada waktu buat mengurusi berkas yang lainnya. Kendala lainnya yaitu BPS hanya terdapat di 3 kecamatan dari 15 kecamatan yang ada di Kab. Rokan Hilir, sehingga masyarakat butuh waktu mencari BPS terdekat dari wilayah kecamatannya.

Dalam hal kepengurusan paspor, Calhaj Rohil sudah mencapai 40% administrasi paspor yang bisa diproses di imigrasi selebihnya masih ada perbaikan data seperti nama, KTP, Buku nikah calhaj. Perbaikan ini harus diurus langsung ke Kantor Imigrasi yang membutuhkan waktu lama karena petugas imigrasi biasanya lebih cermat dan teliti sehingga apabila ada kesalahan maka harus bersiap untuk kembali lagi keesokan harinya ke Kantor Imimgrasi.

“Mudah-mudah keinginan ini didukung penuh oleh pemerintah setempat sehingga bisa teralisasi untuk memudahkan masyarakat mengurus pendaftaran dan berkas-berkas keberangkatan haji lain,” harap Hasbullah. (novam)