Pasir Pengaraian (Humas) - Pelaksanaan Sholat Iedul Adha 1434 H/2013 M, yang dipusatkan di Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian Kab Rohul, dihadiri ribuan orang jamaah yang datang dari Kota Pasir Pengaraian dan sekitarnya, Selasa (15/10/2013).
Pelaksanaan Sholat Iedul Adha tahun ini, sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu dilaksanakan secara terpusat di Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian, sehingga di masjid-masjid lain yang ada di Kota Pasir Pengaraian tidak dilaksanakan, sebab untuk menjalin ukhuwah islamiyah, persatuan dan kesatuan, yang diwujudkan dalam bentuk sholat Iedul Fitri dan Iedul Adha.
Sholat Iedul Adha yang dihadiri ribuan orang tersebut, dipimpin oleh Imam H Indra Gunawan STHI, Bilal Harfaini MSi, Khatib Dr H Masrun Lc MA, Pengatur tata tertib dan kaifiat sholat Ied Kakan KemenagRohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Pemeberi Pengarahan Bupati Rohul Drs H Achmad MSi.
Ikut melakszanakan ibadah sholat Iedul Adha Bupati Rohul Drs H Ahmad MSi, WakilBupati Ir H Hafith Syukri MM, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, KAPOLRES Rohul, DANDIM KPR, Ketua MUI Rohul Drs H Hasbi Abduh MA, Ketua LAMR Rohul Drs H Tengku rafli Armen.
Selain itu, Sekretaris Daerah Rohul Ir Damri, para Staf Ahli Ir H Samrikardo MSi, Masrizal, Difendri, para Asisten Drs H Munir, Drs H Saiful Bahri MSi, Drs HT Habrizal, Kepala Badan/Dinas/Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, para pegawai baik PNS maupun Non PNS, dan ribuan masyarakat muslim lainnya.
Drs H Achmad MSi dalam sambutannya menjelang pelaksanaan sholat Ideul Adha menyatakan bahwa momentum pelaksanaan sholat Iedul Adha dan pemotongan hewan qurban, hendaknya dijadikan sebagai momentum memperkuat ukhuwah islamiyah, rasa persaudaraan, persatuan, dan kesatuan di antara sesame umat Islam.
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa sholat Ied dan pemotongan hewan qurban ini, jangan dipandang sebagai alat politik praktis, mencari dukungan untuk calon Gubernur, dan lain sebagainya. Kegiatan ini murni ibadah dan social keagamaan Islam, yang akan bermanfaat bagi diri dan masyarakat kita di negeri seribu suluk, dalam kerangka mewujudkan masyarakat madani.
DR H Masrun Lc MA, dalam khutbahnya mengharapkan agar sejarah Ibrahim as, Ismail as, dan Hajar, dapat diteladi dalam hidup dan kehidupan sehari-hari, sebab Nabi Ibrahim as adalah contoh teladan dan ikutan bagi orang-orang yang beriman.***(Ash)