0 menit baca 0 %

Ribuan Masyarakat Inhil Ikuti Sholat Istisqa'

Ringkasan: Tembilahan (Inmas) -Ribuan masyarakat Kota Tembilahan mengikuti sholat Istisqa' yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir bekerjasama dengan Unsur Forkopimda Inhil dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (14/08/2019) di Lapangan Upacara Gajah Mada Tembilahan.

Tembilahan (Inmas) -Ribuan masyarakat Kota Tembilahan mengikuti sholat Istisqa' yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir bekerjasama dengan Unsur Forkopimda Inhil dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (14/08/2019) di Lapangan Upacara Gajah Mada Tembilahan.

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Inhil Drs HM Wardan MP didampingi sang istri Hj Zulaikhah Wardan SSos ME, Unsur Forkopimda Inhil, Sekda Inhil H said Syarifuddin SE MP MSn, Kepala Kantor Kemenag Inhil, H. Harun, S. Ag, M. Pd, sejumlah Pejabat Eselon dan ASN di Lingkungan Pemkab Inhil, ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, pelajar, serta ribuan jama'ah masyarakat Tembilahan.

Berdasarkan data dari BMKG Pekanbaru, di Pulau Sumatera terdeteksi sebanyak 192 titik panas. Dari seluruh jumlah titik panas tersebut, didominasi oleh Provinsi Riau, yaitu 156 titik. Selebihnya ada di Provinsi Sumatera Utara, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Jambi.

Kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap (jerebu) tidak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga menghambat transportasi.

"Bahaya bagi kesehatan ialah berdampak buruk pada kandungan dan bayi, serta dapat menyebabkan kanker," jelas Bupati

Sementara dampak terhadap transportasi, sambungnya, dapat mengurangi jarak pandang, sehingga menyebabkan kecelakaan yang kemungkinan besar akan merenggut korban jiwa.

Ayahanda Kabupaten Inhil ini mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat untuk menghindari dan menghentikan pembakaran hutan.

"Pelaku pembakaran hutan diancam dengan hukuman pidana yang cukup berat," tegasnya.

Dirinya meminta partisipasi kepada alim ulama dan tokoh masyarakat untuk ikut menyadarkan masyarakat tentang bahaya membuka lahan dengan membakar hutan.

Pelaksanaan shalat Istisqa' diimami oleh Ustadz H. Muhammad Rizal Al Hafidz, Khotib oleh Ustadz H. Efendi, Lc dan Bilal oleh Ustadz Rudi Abdullah, S. PdI. ***(Utar)