0 menit baca 0 %

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Syech Aidarus Ghany El Chalidy

Ringkasan: Rokan Hulu (Inmas) - Sekitar 5000 an Jemaah menghadiri Haul Abuya Syech Aidarus Ghany El Chalidy (1926-1989), bertempat di Pondok Pesantren Darussalam Saran Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sabtu (31/10). Hadir dalam acara tersebut, Direktur Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren Kemenag...

Rokan Hulu (Inmas) - Sekitar 5000 an Jemaah menghadiri Haul Abuya Syech Aidarus Ghany El Chalidy (1926-1989), bertempat di Pondok Pesantren Darussalam Saran Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sabtu (31/10).

Hadir dalam acara tersebut, Direktur Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren Kemenag RI Dr H Mochsen MA, Direktur Perguruan Tinggi Islam Prof Dr Amsal Bakhtiar MA, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi MA, Bupati Rohul Drs H Achmad M.Si, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, pimpinan Ponpes Abuya H Alaidin Aidarus Athory Lc, para Khalifah, Mursyid, alumni, orang tua murid, para santri/wati, dan masyarakat muslim pada umumnya.

Pimpinan Ponpes Darussalam Saran, H Alaidin Aidarus Athory Lc, dalam laporannya berjanji, untuk menjadikan Ponpes Darussalam sebagai pesantren terbaik di Riau, sekaligus tempat mengadunya umat Islam.

Ponpes Darussalam Aidarus juga sedang berupaya agar dalam waktu dekat akan mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah, dengan mengadopsi Universitas Al Azhar Kairo, menggunakan kitab Turots, dengan maksud menyiapkan kader-kader ulama, pembawa perubahan. Untuk itu pula, akan dibangun RUSUNAWA bekerjasama dengan Kemenag RI, Jakarta.

Masih ditempat yang sama, Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, dalam sambutannya menyatakan bahwa Rohul akan memadukan ilmu agama dengan sains dan tekhnologi, dengan mengembangkan Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian sebagai pusat ibadah dan pusat pembinaan umat, yang ditandai dengan kemegahan dan kelengkapan sarana prasarananya, perpustakaan digital, SMP Tahfizh, Institut Sains Alquran (ISQ)  Syekh Ibrahim, Pembinaan Ponpes, peningkatan kualitas para ustazh/ah, peningkatan kesejahteraan para guru dimana Pemkab Rohul membantunya Rp 6,3 M setiap tahunnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemanag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA, mengatakan bahwa Ponpes Darussalam, bukan hanya menyiapkan ilmu agama bagi santrinya, tetapi juga menyiapkan ilmu umum dan keterampilan untuk memenuhi kebutuhan duniawinya. Sehingga dengan demikian, alumni ponpes Darussalam selain ahli bidang agama, juga memiliki keterampilan duniawi.

Direktur PD Pontren Kemenag RI Dr H Mochsen MA, mengatakan bahwa para ulama, khususnya para Khalifah dan Mursyid, lebih khusus lagi Abuya Syech Aidarus Ghany El Chalidy, adalah seorang ulama yang telah berperan dalam mengembangkan pondok pesantren dan thariqat naqsabandiyah, sehingga perjuangan beliau itu dapat kita ikuti dan tingkatkan. Untuk itu, maka kelembagaan ponpes akan kita tingkatkan dengan penguatan kitab kuning, sehigga menjadi pusat  keilmuan keagamaan.

“Selain itu, akan kita tingkatkan sarana dan prasarana, sehingga tahun depan akan kita bangun asrama yang refresentatif, dengan biaya pembangunan seratus porsen dana Kemenang RI,” ucapnya.

Selanjutnya penguatan keterampilan bagi para santri, sehingga para santri bisa masuk dunia industri dan membuka lapangan usaha dan berjiwa wiraswasta.

Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI Prof Dr Amsal Bakhtiar MA, dalam sambutannya menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membangun perguruan tinggi pada Pondok Pesantren, sehingga Ponpes menjadi pusat kajian dan pengembangan agama Islam dan ilmu-ilmu keagamaan Islam.

Sejarah mencatat bahwa kerajaan kerajaan besar, termasuk peradaban peradaban besar dunia, justru dibangun diatas dasar semangat agama Islam atau Spirit of Islam. Amsal Bakhtiar lebih lanjut mengatakan peradaban islam dibangun di atas tiga pilar, yaitu :

Pertama, Ilmu pengetahuan dan tekhnologi, sebab dengan adanya iptek semua urusan jadi mudah dan produktif.

Kedua, menguasai ekonomi, seperti perkebunan, perikanan, pertanian, perdagangan, dan sebagainya.

Ketiga, militer pertahanan negara harus kuat, sehingga dapat melindungi bangsa dan negara.

Untuk memenuhi ketiga hal itu, maka harus dimulai dari pendidikan yang baik dan berkualitas.[Ash]

 

*edit by diah