0 menit baca 0 %

Ribuan Jema ah Penuhi Masjid Raya An Nur

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Pada malam terjadinya gerhana bulan, ribuan masyarakat kota Pekanbaru berbondong-bondong menuju masjid Raya An Nur untuk melaksanakan shalat gerhana (khusuf). Animo masyarakat untuk menyaksikan gerhana maupun melaksanakan shalat serta mendengarkan khutbah sangat tinggi.

 

Pekanbaru (Inmas), Pada malam terjadinya gerhana bulan, ribuan masyarakat kota Pekanbaru berbondong-bondong menuju masjid Raya An Nur untuk melaksanakan shalat gerhana (khusuf). Animo masyarakat untuk menyaksikan gerhana maupun melaksanakan shalat serta mendengarkan khutbah sangat tinggi. Hal ini terpantautadi malam  pada saat shalat isya berjama ah ruangan masjid penuh sesak oleh jema ah bahkan lantai dasarpun terisi penuh. Setelah selesai shalat isya jema ah tetap berada dimasjid untuk shalat gerhana yang dimulai pada pukul 20.29 WIB. Kamis (01/02)

Shalat khusuf dimasjid Raya An- Nur  dihadiri oleh Gubernur Riau, H. Arsyadjuliandi Rachman beserta jajarannya. Bertindak sebagai khatib yaitu DR. H. Mustafa Umar, MA.

Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan 2 tanda dari sekian banyak tanda kekuasaan Allah yang diperlihatkan kepada kita. Bukanlah gerhana itu ada kaitannya dengan kematian seseorang atau kelahiran seseorang. Jika melihat gerhana maka berdo alah, bertakbirlah dan shalatlah, Berbeda dengan shalat yang biasa, dan bersedekah.  Ungkap Mustafa Umar. 

Melalui gerhana hendaklah kita mengingat Allah, agar terhindar dari marabahaya di dunia dan akhirat nanti. Dia yang menghidupkan kita, yang mematikan kita , yang membangkitkan kita dan membalas perbuatan  kita. Maka beruntunglah orang-orang yang berat timbangannya dan rugilah orang-orang yang ringan timbangannya. Himbau Mustafa Umar. (Idris).