Siak Sriindrapura (Inmas) - Direktur Direktorat Pelayanan Haji dalam Negeri Kemenag RI, H Ahda Barori didampingi Kakanwil Kemenag Riau H Tarmizi Tohor, Kabid PHU HM Aziz, Kasubbag Inmas H Darwison dan Kasi Informasi Haji Kanwil Kemenag H Masjeki Amri mengunjungi Pusat Informasi Haji (PIH) dan asrama haji Siak, Sabtu, 28/11. Kedatangan mereka disambut Kakan Kemenag Siak H Muharom beserta staf.
Direktur Pelayanan Haji merasa gembira dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Riau serta Pemerintah Kabupaten Siak yang telah melakukan sebuah upaya bernas dalam bidang haji melalui pengadaan Asrama Haji.
“Hanya di sini baru ada Asrama Haji untuk kabupaten dan kota se-Indonesia. Insya Allah saya akan menyampaikan langsung kepada Bapak Dirjen Haji untuk datang pada peresmian Pusat Informasi Haji dan Asrama Haji Siak ini nantinya,” kata Direktur Direktorat Pelayanan Haji dalam Negeri Kemenag RI tersebut di sela-sela kunjungan.
Pada kesempatan itu Direktur Direktorat Pelayanan Haji Kemenag RI juga menyampaikan kalau Provinsi Riau sudah layak dan patut memiliki Embarkasi Haji mengingat jumlah jamaah haji untuk Provinsi Riau sudah sangat mencukupi.
“Bila dibandingkan dengan Provinsi Kepulauan Riau, Jambi dan Kalimantan Barat, jamaah dari Provinsi Riau jumlahnya lebih banyak. Jumlah jamaah itu merupakan syarat utama mendirikan embarkasi. Untuk itu Riau sudah layak memiliki embarkasi sendiri,” tegas H Ahda Barori.
Kakanwil Kemenag Provinsi Riau H Tarmizi Tohor yang didampingi Kabid PHU HM Aziz dan Kakan Kemenag Siak H Muharom juga berharap secepatnya Riau memiliki Embarkasi sendiri.
“Kita berharap Riau punya embarkasi sendiri apalagi dengan diberangkatkannya jamaah Riau dari Batam tentu menambah biaya domestik jamaah. Kalau berangkatnya dari Pekanbaru tentu biayanya lebih ringan. Jadi, kalau kita punya embarkasi sendiri tentu lebih efektif dan efisien,” kata Kakanwil.
Seusai mengunjungi Pusat Informasi Haji. Kantor Kemenag dan Asrama Haji Kabupaten Siak, rombongan beranjak menuju Istana Siak, sebuah bukti kebesaran Melayu di masa lampau. (griven)