Bekasi (humas) – Rabu malam (27/11), usai sudah helat Pentas PAI VI Nasional yang berlangsung di Bekasi Jawa Barat. Provinsi Riau finis di urutan dua nasional di bawah Jawa Timur.
Medali emas masing-masing diraih kontingen Riau dari cabang tilawah Sekolah Dasar atas nama M Khairul Ammar yang berasal dari Sekolah Dasar Negeri 002 Pembatang, Kuantan Singingi dan cabang pidato/ceramah PAI tingkat SMA/SMK atas nama Novella Putri Wanda yang berasal dari sekolah SMAN 1 Ujung Batu, Rokan Hulu.
Selain dua medali emas, Riau juga berhasil meraih juara harapan pada cabang tilawah SMA/SMK atas nama Mawaddah Warahmah yang berasal dari Sekolah Binaan Khusus Kota Dumai, dan pemenang berbakat di cabang cerdas cermat SMP atas nama M Jamiur Rahmansyah yang berasal dari SMPN 03 Perawang, Siak, Desi Fajri Islami dan Nurul Fikri dari SMPN 1 Bangkinang, Kampar.
Asa Riau untuk menjadi juara umum pupus sudah kala DR HM Amin Haedari, Direktur Pendidikan Agama Islam mengumumkan Jawa Timur sebagai juara umum pada Pentas PAI VI.
Riau yang semula diprediksi bakal menyabet juara umum malah memiliki nilai sama dengan Aceh. Cabang Tilawah SMP atas nama Tengku Fanri Azmi, asal sekolah SMPN 02 Siak, Kabupaten Siak yang semula diprediksi mendulang medali ternyata hanya hampa belaka. Pun begitu pula dari cabang kaligrafi atas nama Abdul Wahab yang berasal dari SMPN 1 Rengat, Indragiri Hulu. Dua peserta Riau yang sudah dihubungi dan difoto panitia pada siang sebelum penutupan untuk ditayangkan di layar monitor pada malam penutupan sebagai peserta 10 besar terbaik ternyata hilang ditelan angin lalu.
H Ruslan M PdI, sebagai ketua kontingen Riau tampak sedikit kecewa namun masih tetap memberikan semangat kepada peserta Riau. “Kita jadikan pristiwa yang berlangsung hari ini sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri pada masa yang akan datang,” katanya singkat.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor MA mengucapkan selamat kepada kontingen Riau yang telah mampu meraih juara dua umum nasional. “Hebat! Selamat bagi kontingen Provinsi Riau. Teruslah berkarya dan tingkatkan terus prestasi,” ucap Kakanwil melalui telpon seluler.
Kalau tak ada aral melintang, pagi ini kontingen Riau akan meninggalkan Bekasi, dan pada petang nanti akan kembali ke Riau; negeri para pujangga itu setelah lebih dahulu melakukan rihlah ke beberapa tempat wisata di ibu kota Jakarta. (ghp)