Riau (Inmas)- Bersempena
hari jadi ke-60 Provinsi Riau dan HUT ke-72 Republik Indonesia, Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Riau melalui Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat
Sekretariat Daerah Provinsi Riau bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Riau akan menggelar acara Riau Berzikir di halaman kantor Gubernur
Riau, pada 8 Agustus 2017.
Hal tersebut
diungkapkan Karo Kesra Provinsi Riau, H Masrul Kasmi M.SI didampingi Kasubbag
TU Biro Kesra Rahmat Zukiar, SH pada kunjungan koordinasinya dengan Kakanwil
Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA bersama Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos M.Si di ruang Kakanwil Kemenag Riau, Selasa (25/7/2017).
“Pada kegiatan Riau
berzikir dalam rangka HUT Riau ke 60 ini, Pak kanwil sebagai koordinator saya sebagai wakil. Dan Rapat
Koordinasi kita pada hari ini mempersiapkan metode-metode dan pembagian tugas dan pengerahan
massa dan hasilnya akan kita laporkan
kepada panitia besar untuk di finalkan,” jelasnya.
Menurutnya, dari hasil
rapat tersebut telah ditetapkan tim panitia Riau Zikir termasuk petugas-petugas yang akan bertugas pada pelaksanaan kegiatan. Sedangkan untuk peserta di ambil dari masing-masing SKPD
termasuk dari Kemenag Pekanbaru dan
beberapa sekolah-
sekolah dan madrasah.
“Ini merupakan kebijakan pak Kanwil supaya siswa diberikan izin semacam jadwal pendidikan materi diluar sekolah sehingga
pada hari itu mereka diberi dispensasi untuk kegiatan itu nanti beramai-ramai
dihalaman kantor Gubenur,” harapnya.
Ditambahkan Kakanwil
Kemenag Riau, Riau Berzikir yang akan digelar merupakan bagian dari rasa syukur kepada Allah SWT atas hari jadi Provinsi Riau ke-60 yang direncankan akan
menghadirkan penceramah nasional, Ustadz Arifin Ilham beserta tim dengan dihadiri 10
ribu massa dari Polda, Auri, Korem, SKPD Provinsi Riau, Kemenag, dan siswa SMA
dan Madrasah di Pekanbaru.
“Untuk itu mari bersama- sama kita
turut dalam kegiatan Riau Berzikir ini agar Provinsi Riau kedepan lebih baik
lagi. Dan untuk masa mendatang, kita
berharap kegiatan-kegiatan yang bernuansa keagamaan
juga lebih ditingkatkan. Karena
Provinsi Riau negeri melayu yang
identik dengan Islam,” harapnya. (mus/faj)