Pekanbaru (Inmas) - Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan realisasi anggaran tahun 2016 dibahas dalam Rapat Kerja Kementerian Agama Provinsi Riau yang dilaksanakan di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru dan berlangsung dari tanggal 06 s/d 08 Maret 2017 dan pembukaan pun dimulai pada Hari Senin (06/03). Pembukaan pun langsung dihaturkan oleh Ka.Kanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi, MA yang diikuti oleh 160 orang peserta yang berasal dari pejabat eselon III dan IV beserta analisis perencanaan bahkan peserta yang ikut juga ada yang berasal dari UIN Suska Riau dan STAIN Bengkalis.
Pada sesi materi yang disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Drs. H. Mahyudin, setelah acara pembukaan lebih banyak ekspose mengenai kegiatan dan anggaran tahun 2017 yang sudah tercantum pada DIPA TA 2017.
"Raker pada tahun 2017 ini kami buat dengan perencanaan matang dan dengan pemateri yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena raker tahun ini tidak hanya membahas kegiatan dan anggaran Kemenag Riau tetapi kami juga melibatkan pihak lain yang terkait dengan kerja sama Kementerian Agama Riau dengan pihak instansi lainnya yaitu narasumber dari POLDA Riau mengenai isu-isu tentang keamanan dan ketertiban masyarakat nasional dan regional. Hal ini bertujuan bahwa isu yang ada saat ini juga dapat mempengaruhi program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Agama," jelas Mahyudin.
Beliau juga menambahkan bahwa pada saat ini Menteri Agama menekankan perencanaan anggaran yang program dan kegiatannya harus tepat sasaran dan memiliki output yang jelas untuk kebutuhan masyarakat. Hal ini dapat kita lihat pada 10 program aksi Kementerian Agama Tahun 2017 yang isinya merupakan sebagian besar dari pelayanan umat.
"Dengan adanya 10 program aksi Kemenag Tahun 2017 akan menciptakan gerakan revisi nasional bukan lagi pemotongan anggaran. Revisi nasional ini merupakan perubahan anggaran yang disesuaikan dalam poin-poin yang terdapat 10 program aksi Kemenag sesuai dengan motto Kementerian Agama RI tahun ini yaitu Lebih Dekat Melayani Umat. Maka dari itu pada Raker Kemenag Riau Tahun 2017 ini mudah-mudahan kita bisa merumuskan anggaran yang sesuai dengan program aksi Kemenag," paparan tegas dari Kabag TU.
Masih pada kesempatan yang sama, Mahyudin juga menyampaikan bahwa pada tahun 2017 akan terjadi restruturisasi struktur Kementerian Agama Riau yang disesuaikan dari Kementerian Agama RI terutama pada Sub Bagian yang berada di bawah Bagian Tata Usaha dan tentunya ini juga akan mempengaruhi perencanaan anggaran yang akan datang.
Harapan Mahyudin pada acara Raker ini, peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan sampai selesai dan Raker ini juga dapat membahas rantus, sehingga dapat mengembangkan program yang menghasilkan keputusan Raker yang dapat meningkatkan kinerja Kementerian Agama Riau. (nvm)