Riau (Inmas) – Pemprov Riau dan Kemenag Provinsi Riau tengah
berupaya keras segera membangun embarkasi haji Antara di Riau. Hal itu
terungkap dalam rapat terkait Hasil Reverifikasi Perbaikan Gedung Rususnawa
sebagai Asrama Embarkasi Haji pada Rabu (16/01) sore.
Menyikapi surat
dari dirjen penyelenggaraan haji dan
umrah yang sudah melakukan kunjungan ke lokasi yang bakal menjadi embarkasi haji Antara,Plt.
Kakanwil Kemenag Riau mengungkapkan apa yang menjadi catatan hasil rapat yang akan
menjadi persiapan kanwil kemenag, dimana Dirjen PHU Kemenag RI menyampaikan bahwa proses ini sudah mencapai 99%.
Proses pembangunan embarkasi antara hingga saat ini hanya menyisakan sisa 1 % saja
untuk menunggu SK dan Operasional. Diharapkan instansi OPD
terkait mempersiapkan
sisa 1% pembangunan agar SK embarkasi Antara bisa
segera dikeluarkan oleh dirjen PHU kemenag RI. Sehingga penetapan biaya haji
dan pelunasannya bisa dilakukan Kementerian Agama pusat.”Walaupun satu persen lagi upaya kita mewujudkan
embarkasi haji antara ini, semua pihak harus tetap fokus bersinergi dan koordinasi hingga bisa berdiri sesuai dengan impian selama ini", harap Mahyudin.
Terkait dengan strategi percepatan pembangunan embarkasi, plt Kakanwil kemenag mengutarakan perlu adanya sistem pengelolaan terstruktur “semacam pranya lah, ada Kepala, dibentuk anggotanya, hingga cleaning service”, tutur Mahyudin. “Dengan hal ini jamaah akan merasa nyaman”, sebutnya. Perlu mempersiapkan panitia penyelenggara ibadah haji di embarkasi haji antara, sebutnya menyampaikan poin kedua. Selanjutnya akan dievaluasi apa yang menjadi kekurangannya sebelum kita beroperasi. Ketiga, kita perlu belajar dengan embarkasi Antara apakah di Jambi, Gorontalo atau di tempat lain setelah SK BPIH ditetapkan pusat.
Alternatif strategi lain yang akan ditempuh adalah dengan melakukan simulasi selepas pulang dan mendapatkan pengalaman dari daerah percontohan tersebut. Dengan itu, tentu akan ditemukan dimana titik titik lemahnya, sehingga bisa segera melakukan perbaikan sesuai kebutuhan. "Semoga musin haji di bulan Juli mendatang, kita sudah ready", ucapnya optimis. Terkait infrastruktur sarana dan pra sarana yang sudah menjadi kapling Pemprov kita harapkan bisa dilaksanakan sesuai rencana dan yang diharapkan masyarakat.