0 menit baca 0 %

Respiratory Diseases, 1 Jemaah Rohil Wafat di Pemondokan

Ringkasan: Batam- (Inmas) Innalillahi wainnalaihirojiun Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau kembali berduka atas wafatnya satu jemaah asal Kabupaten Rokan Hilir pada tanggal 04 September 2018 pukul 19.40 WAS atas nama Rusli Putih Lobaiitam yang beralamat di Jalan Datuk Kancil Teluk Merbau Kabupaten Rokan Hi...

Batam- (Inmas) Innalillahi wainnalaihirojiun Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau kembali berduka atas wafatnya satu jemaah asal Kabupaten Rokan Hilir pada tanggal 04 September 2018 pukul 19.40 WAS atas nama Rusli Putih Lobaiitam yang beralamat di Jalan Datuk Kancil Teluk Merbau Kabupaten Rokan Hilir karena Respiratory Diseases atau gangguan gejala pernafasan.

Kabid Peny Haji dan Umroh Provinsi Riau H. Erizon Efendi, S.Ag, M.Pd, mengatakan informasi wafat tersebut kita terima pada 05 September 2018 sekitar jam 02.00 Wib dini hari berdasarkan laporan dari Ketua Kloter BTH 10 H Hasanudin Ritonga. Almarhum Rusli Putih Lobaiitam berusia 76 tahun wafat di pemondokan yakni hotel Manazel Al Hoor 2 Makkah. 

“Saat ini kita sudah menginformasikan kepada Kantor Kemenag Kabupaten Rokan Hilir, melalui Kasi Penyelenggara haji dan Umroh Kemenag Rohil agar melayat kerumah duka, serta turut mendoakan agar almarhum diampuni dosanya serta amal ibadah yang dikerjakan almarhum diterima Allah SWT. Kepada Ahli waris Kabid PHU berpesan agar senantiasa mendoakan almarhum yang telah berpulang ke rahmatullah dan mendapat surga disisi Allah SWT,” ungkapnya.

Erizon menambahkan, dengan wafatnya 1 jemaah asal Rokan Hilir ini total jemaah haji yang wafat asal Provinsi Riau sebanyak 6 orang dengan rincian 1 asal Kuansing, 1 Pekanbaru, 1 Inhu, 1 Inhil, 1 Bengkalis dan 1 rokan Hilir.

“Selanjutnya kami tetap menghimbau kepada petugas kloter agar rutin melakukan pemantauan atau  visitasi, serta menjaga kekompakan  kepada jemaah, hal ini diperlukan mengingat jemaah akan memerlukan banyak energi saat akan bertolak dari hotel menuju bandara untuk selanjutnya di pulangkan ke tanah air,” terangnya. (nik/mus)