0 menit baca 0 %

Rekrutmen Petugas Haji, Kabag TU: Petugas Haji Kunci Naiknya Indeks Pelayanan Haji

Ringkasan: Riau (Umhum) - Sebanyak 104 orang peserta seleksi petugas haji  2020  mengikuti seleksi untuk memperebutkan kuota 33  petugas haji atau PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji), yang seleksinya dilaksanakan serentak se-Indonesia hari ini, Kamis (13/02) di Aula Utama Kanwil Kemenag Riau.Seleksi ya...

Riau (Umhum) - Sebanyak 104 orang peserta seleksi petugas haji  2020  mengikuti seleksi untuk memperebutkan kuota 33  petugas haji atau PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji), yang seleksinya dilaksanakan serentak se-Indonesia hari ini, Kamis (13/02) di Aula Utama Kanwil Kemenag Riau.

Seleksi yang berlangsung di Aula Utama Kanwil Kemenag Riau ini diikuti calon petugas haji yang telah terjaring dan dinyatakan lulus seleksi administrasi di tahap I.

Mewakili Kakanwil, Kabag TU Kanwil Kemenag Riau H Erizon Efendi SAg MPd  mengatakan dalam sambutannya, seleksi tahap II ini diikuti 104 peserta. Peserta berasal dari unsur unit eselon IV, pejabat fungsional, guru, dosen, kepala KUA dilingkungan Kemenag Riau. 

Menurut Erizon ada dua tahap seleksi yang diikuti pada test kompetensi tahap akhir ini. Pertama, tes pengetahuan dengan metode Computer Assisted Test (CAT).

Pengetahuan yang diuji terkait pengetahuan perhajian beserta regulasinya, wawasan kebangsaan, penguasaan bahasa Arab & Inggris, serta pengetahuan umum lainnya.

Tahap kedua, wawancara. Calon petugas haji akan mengikuti proses wawancara yang bertujuan menggali komitmen, integritas, dan profesionalitas mereka.

"Jumlah peserta seleksi hari ini adalah 3 kali lipat untuk kuota yang tersedia bagi petugas mengingat tahun lalu hanya 2 x lipat saja dari jumlah yang ada," kata Kabag TU.

Ia berharap, para petugas dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 dapat memberikan pelayanan  memuaskan bagi  jemaah. Karena salah satu indikator dari petugas haji yang handal dan profesional adalah mampu mengakselerasi kebutuhan jemaah.

 "Dalam hal ini nilai petugas menjadi salah satu kontributor tertinggi untuk mencapai indeks memuaskan bagi jemaah," kata mantan Kabid PHU ini. 

Diakhir sambutan Erizon mengingatkan peserta untuk mampu menjadi inisiator yang sigap dan cekatan membantu jemaah. "Apapun yang terjadi di tanah suci, apapun kebutuhan jemaah adalah sepenuhnya tanggung jawab dan inisiatif petugas, sehingga layanan haji betul betul dirasakan secara maksimal oleh jemaah.

"Mudah mudahan petugas yang lolos nanti adalah petugas yang betul betul mampu dan mau, karena jika sekadar mampu tapi tidak mau tidak akan berjalan. sebaliknya jika kurang mau tapi tinggi kemauan, insyaallah tugas bisa terlaksana dengan baik." Tukasnya menutup sambutan.(vera)