Pekanbaru (Inmas)- Rabu (23/11) Melihat dari fenomena yang terjadi, Rekruitmen Penerimaan Penyuluh Agama Islam Non PNS yang dilaksanakan di tanah air. Ternyata banyak membawa hikmah. Mulai dari pengumuman, pendaftaran, tes tertulis, tes wawancara sampai kepada keluarnya Pengumuman Surat Keputusan (SK) Kelulusan.
Bila Kita tinjau dari proses dan waktu penerimaan, dimana persyaratan yang cukup banyak, waktu yang dibutuhkan cukup panjang, Ujian yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, hal ini seolah-olah melebihi ketentuan Penerimaan Pegawai pada umumnya. Namun antusias Peserta yang ikut melebihi kuota pada masing-masing Kab/kota yang ada. Meskipun ini hanyalah bersifat kontrak honorer.
Bila kita tinjau lebih jauh lagi, pada saat sebelum tes tertulis atau sebelum tes wawancara, ternyata para peserta serius untuk belajar, membuka buku,, berdiskusi, mencari informasi, dll guna persiapan menghadapi ujian. Hal ini tentu menunjukan bahwa minat untuk mengabdikan ilmu kepada masyarakat sebagai penyuluh sangatlah tinggi.
Sebagai contoh, pelaksanaan tes wawancara yang terjadi di kantor kemenag kota Pekanbaru kemaren mulai dari jam 08.00 - 16.00 Wib. Ternyata hanya mampu menyelesaikan sebagian peserta. Hari ini kegiatan wawancara dilanjutan kembali kepada peserta yang belum. Selama Pelaksanaan proses rekruitmen hubungan silaturrahhim antar peserta kembali terajut..Pelaksanaan rekruitmen kali ini sangat menantang, namum mengasyikkan bila dibandingkan dengan rekruitmen PNS, ungkap para peserta. Untuk itu perlu kita berikan apresiasi. (idris)