0 menit baca 0 %

Realisasi Anggaran Kemenag Riau Capai 75,91% untuk Triwulan Kedua 2019

Ringkasan: Riau (Inmas) Jumlah total persentase realisasi anggaran seluruhnya per Juni 2019 sudah hampir mencapai 80 %, sehingga masih harus bekerja keras menuntaskannya.Hal ini diutarakan Kasubbag Perencana dan Keuangan di ruang kerjanya, Senin 01/07) petang. Disampaikan Kasubbag Perencana dan Keuangan Mullia...

Riau (Inmas) – Jumlah total persentase realisasi anggaran seluruhnya per Juni 2019 sudah hampir mencapai 80 %, sehingga masih harus bekerja keras menuntaskannya.Hal ini diutarakan Kasubbag Perencana dan Keuangan di ruang kerjanya, Senin 01/07) petang.

Disampaikan Kasubbag Perencana dan Keuangan Mulliardi bahwa secara keseluruhan realisasi serapan anggaran Kementerian Agama Riau pada tri Wulan ke II sudah hampir mencapai 80 persen pada tahun berjalan.

Capaian itu dikatakannya dengan dua program yaitu Dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Kementerian Agama dan Kerukunan umat beragama.

Untuk itu rentang waktu yang masih tersisa sekitar 2- 3 bulan hendaknya benar-benar dimanfaatkan untuk pencairan, sehingga realisasi bisa mencapai 100 persen.

Semua unit di lingkungan Kanwil Kemenag Riau agar mengoptimalkan realisasi pencairan anggaran pada dua bulan kedepan, sehingga pada September tahun 2019 realisasi anggaran Kemenag Riau dapat tercapai maksimal," katanya.

Bahkan pihaknya mengaku untuk capaian kinerja tahun 2015-2018 sudah lengkap, lanjutnya. Dari 9 bidang satker yang ada capaian serapan tertinggi realisasi anggaran TA 2015 s.d 2018 diraih oleh Kerukunan Umat Beragama sebesar 99,40 persen dan terendah Bimas Hindu dengan serapan 88, 67 %. 

Sementara 7 lainnya seperti Bimas Islam, Pendis, PHU, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Buddha dan dukungan manajemen capaian rata rata diatas 90 persen.

Menurut Mulliardi sedikitnya ada tiga kendala dalam upaya percepatan serapan realisasi anggaran tersebut. Pertama, Perubahan regulasi oleh LPSE Kemenag RI sehingga memperlambat proses lelang satuan kerja. Kedua, Kelebihan dalam penganggaran pada program Pendis untuk belanja pegawai (TPG PNS PAI dan TPG PNS madrasah).

Ketiga, Diakhir TA 2018 terdapat tambahan anggaran belanja pegawai dari eselon I pusat pada program Pendis yang mengakibatkan rendahnya realisasi.

Untuk itu pada tri Wulan berikutnya pada Tahun 2019 ini harus dimaksimalkan lagi sehingga tercapai target.

“Alhamdulillah sampai bulan juni ini triwulan kedua 2019 program dari PAGU 200 jt realisasi 150 jt. Realisasi anggaran itu sudah mencapai 75, 91%”, katanya.

“Itu program ada 2. Pertama dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis kementerian agama sebanyak 75,00 %, dan KUB mencapai 85,00 %", tandas Mulliardi.(vera)