Riau (Inmas)- Dalam rangka menumbuh kembangkan minat dan
bakat akademik dan non akademik bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau
Madrasah Tsnawiyah (MTs) sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau
Madrasah Aliyah (MA) sederajat, MAN 1 Pekanbaru menggelar Islamic Competition
of Science (ICS) dan MAN 1 Research Competition (Marco) Tahun 2019.
Kegiatan berlangsung di MAN 1 Pekanbaru dengan dihadiri oleh
Kakankemenag Pekanbaru diwakili Kasi Pendidikan Madrasah Drs H Dahlan Jamil MA,
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Dr H Marzuki M Ag, Waka Kurikulum, Kepala Tata Usaha,
Guru Pendamping, Dewan Juri, dan ratusan peserta dari berbagai daerah. Kegiatan
memperebutkan piala umum, medali, piala perorangan atau piala perkelombok, uang
pembinaan, dan sertifikat yang telah disediakan oleh panitia Marco dan ICS MAN
1 Pekanbaru tahun 2019.
Kakankemenag Pekanbaru melalui Kasi Pendidikan Madrasah, Drs
H Dahlan Jamil M Ag usai membuka secara resmi dua kegiatan lomba bersekala Sumatera
dan Provinsi Riau yang diselenggarakan MAN 1 Pekanbaru mengatakan, selain
menumbuh kembangkan bakan minat siswa dalam berbagai bidang ilmu penetahuan dan
agama, dengan event lomba yang digelar akan menjadi ajang promosi dan prestasi
yang semakin melambungkan nama MAN 1 Pekanbaru daerah maunpun nasional.
“Ada dua yang akan dicapai oleh MAN 1 Pekanbaru dalam
kegiatan ini, yaitu promosi dan prestasi. Karena walaupun MAN 1 Pekanbaru sudah
dikenal di masyarakat luas khususnya Provinsi Riau, tapi dengan kegiatan ini akan
menjadikan MAN 1 semakin dekat dihati masyarakat baik skala Riau dan Sumatera,
bahkan nasional. Melalui lomba akan menjaring prestasi anak- anak berpestsi, Apalagi
MAN 1 memberi peluang kepada anak- anak yang juara untuk masuk MAN 1 Pekanbaru tampa
syarat,” ungkap Dahlan.
Ia menambahkan, MAN 1 Pekanbaru saat ini menuju Madrasah
Research Nasional (Madina), untuk itu semua produk hasil research dan prestasi
yang telah diukir oleh siswa MAN 1 Pekanbaru harus segera di hak patenkan,
karena hal tersebut menjadi salah satu syarat untuk menjadi Madrasah Research
Nasinal, seperti robotic anti bencana, sabut kelapa sumber energy dan lainnya.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Dr H Marzuki M Ag didampingi Kepala
Tata Usaha Elvi Susanti M Pd dan Ketua Pantia Penyelenggara Irwan Efendi M Pdi,
menyebutkan, ICS dan Marco MAN 1 Pekanbaru merupakan agenda tahunan dalam
rangka menjaring bibit- bibit unggul berkualitas dari dari berbagai daerah di
Provinsi Riau, bahkan dari daerah lain di Sumatera.
“Alhamdulillah kegiatan Marco dan ICS MAN 1 Pekanbaru
mendapat respon luar biasa, terbukti dengan banyaknya peserta yang mendaftar,
bukan hanya dari Provinsi Riau tapi dari daerah sumatatera, seperti Jambi dan
Sumatera Barat. Semoga dengan kegiatan ini akan meningkatkan Sains Olimpiade research
anak- anak kita, bukan hanya dari kalangan madrasah tapi juga dari sekolah
umum,” ungkapnya. “Dengan tingginya minat peserta lomba, maka tahun 2020 event
Marco dan ICS kita agendakan menjadi kegiatan berskala sumatera,” tambah
Marzuki.
Ketua Pantia Penyelenggara Irwan Efendi M Pdi didampingi
Bagian Teknis Lomba Sandi Ferdian S Pd I, untuk masing- masing lomba Marco se
Sumatera dan ICS se Provinsi Riau sangat tinggi peminat. Dalam rangka
mengembangkan potensi daerah menuju Indonesia Emas 2045.
“Untuk peserta ICS sangat membludak diikuti secara individu oleh
650 orang peserta SMP/MTs sederajat dari Pekanbaru, Indragiri , Kampar,
Bengkalis dan Rokan Hulu yang akan menigkuti 7 cabang lomba, Matematika,
Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Geografi. Untuk
peserta Marco tingkat SMP/MTs sederajat dan SMA/MA sederajat se Sumatera, berdasarkan
seleski online oleh juri dari Univeristas Riau dari 20 tim yang masuk sebanyak 10
tim yang masuk babak final dan akan mengikuti tes presentase produk hari ini,” ungkapnya
dan berharap melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh MAN 1 Pekanbaru akan
terjaring bibit unggul daerah yang akan menjadi generasi madrasah hebat dan
bermartabat. (mus/ana/ady)