Siak (Inmas) - Bertempat di Masjid Al-Fattah Kampung Dalam Siak, Pemda Siak melaksanakan Kegiatan Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H/2019 M, Selasa malam (12/11/19) dengan mengundang Penceramah dari Pekanbaru Ustadz Syamsudin Muir, Lc., MA. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda Siak Tengku Said Hamzah mewakili Bupati Siak, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Muharom, Kepala Dinas Pendidikan, Polres, Camat Siak, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat para undangan lainnya dan masyarakat sekitar Kampung Dalam Siak.
Bupati dalam sambutannya, Tengku Said Hamzah menjelaskan, bahwa peringatan Maulid Nabi, maksud dan tujuannya adalah agar semakin faham terhadap segala segi kehidupan Rasulullah yang diberi gelar Al-amien yaitu sosok pribadi yang jujur dan terpercaya. Kepribadian yang ditampilkan oleh Rasulullah, mengandung tantangan cukup berat karena selain harus memperhatikan dan menciptakan Ukhuwah (persaudaraan) baik dikalangan kaum muslimin dan muslimat, juga dituntut untuk mengundang simpatik dari masyarakat yang tidak seagama, melalui akhlaq mahmudah, yakni prilaku yang terpuji serta saling sayang menyayangi tanpa melihat perbedaan suku, agama dan status sosial, karena tugas rosul adalah memberi rahmat bagi seluruh alam, Jelas Sekda.
Dalam ceramah yang disampaikannya, Ustadz Syamsudin Muir, Lc., MA bercerita bahwa Peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh Raja Irbil (wilayah Irak sekarang), bernama Muzhaffaruddin Al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 Hijriyah. Ibn Katsir dalam kitab Tarikh berkata: Sultan Muzhaffar mengadakan peringatan Maulid Nabi pada bulan Rabiul Awal. Dia mempringatinya secara besar-besaran. Dia adalah seorang yang berani, pahlawan, alim dan seorang yang adil.
โMari jadikan Maulid ini sebagai tonggak dalam kehidupan kita masing-masing untuk kembali melihat jauh kebelakang tentang apa saja yang telah dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam memperjuangkan dan membawa Islam sebagai agama rahmatanlilalamin. Sifat Rasulullah SAW hendaknya menjadi tauladan bagi kita dalam kehidupan sehari-hariโ, pesannya. (Hd)