Riau
(Inmas)- Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi Riau melalui Subbagian Ortala dan Kepegawaian menggelar rapat
koordinasi Tim Supervisi dan Verifikasi Berkas Pengadaan CPNS 2019 dilingkungan
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau bertempat di ruang kerja Subbagian
Ortala dan Kepegawaian, Jumat (20/12/2019).
Rapat dipimpin
langsung oleh Kepala Subbagian Ortala dan Kepegawaian H Edi Tasman S Ag M Si
ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tim verifikasi mengenai
pelaksanaan seleksi CPNS agar dapat berjalan dengan lancar.
Berdasarkan Surat
Pengumuman Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor: P-8733/J/B.II.2/KP.00.2/12/2019,
Panitia Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah mengumumkan hasil
Seleksi Adminitrasi termasuk untuk pengadaan CPNS di lingkungan Kanwil
Kementerian Agama Provinsi Riau pada Senin (16/12/2019).
Seperti yang diketahui pembukaan
pendaftaran Online CPNS Tahun 2019 di Kementerian Agama dimulai dari 15 November
sampai 30 November 2019 dan Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi telah
dilaksanakan pada 16 Desember 2019.
Menurut salah satu anggota dari Tim
Verifikasi, pelamar CPNS Tahun 2019 berjumlah sebanyak 3.878 pelamar. Pelamar yang Lulus atau Memenuhi Syarat (MS) sebanyak 2.623 dan
Tidak Lulus atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 1.255.
Adapun penyebab pelamar TMS seperti Surat Lamaran tidak tulis tangan tinta hitam, tanggal surat lamaran tidak 15 s/d 30 November 2019 , tidak ada tanggal pada surat lamaran, isi surat lamaran,ijazah tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan, surat pernyataan narkoba dan penempatan tidak sesuai dengan contoh dan lainnya.
Berbeda dengan penerimaan CPNS
Tahun 2018 pada tahun ini pelamar yang Tidak Lulus atau TMS diberi waktu untuk
masa sanggah selama 3 hari (17-19/12/2019). Pada masa sanggah ini pelamar dapat
menyanggah hasil seleksi yang dilakukan oleh tim verifikasi.
“Pada sanggahan pelamar tidak dapat
mengubah data ataupun dokumen unggahan pelamar, sanggahan akan diterima apabila
kesalahan berupa human eror dari tim
verifikasi. Pelamar bisa menyanggah hasil seleksi administrasi melalui situs
sscn.bkn.go.id yang tersedia menu
sanggahan” ungkap anggota tim verifikasi.
“Tim sudah menerima sebanyak 750
sanggahan dari 1.255 yang TMS, dan ini merupakan hal penting untuk menentukan
sanggahan bisa diterima atau tidak. Kita harus hati-hati dan teliti sebelum
memberikan keputusan sanggahan. Panitia akan mengumumkan pelamar yang memenuhi
syarat setelah masa sanggah pada tanggal 27 Desember 2019 melalui akun
masing-masing pada laman https;//sscasn.bkn.go.id”, jelas Edi. (mega/andri)