0 menit baca 0 %

Rapat persiapan KSM tingkat Kabupaten Rokan Hilir tahun 2019

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H. Agustiar didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) H. Naini, pada Rabu (17/07/2019) siang menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat...

Rokan Hilir (inmas)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H. Agustiar didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) H. Naini, pada Rabu (17/07/2019) siang menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kabupaten Rokan Hilir tahun 2019.

Rapat yang digelar di ruang Aula lantai II ini diikuti oleh Kepala Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) perwakilan dari masing-masing Kelompok Kerja Madrasah (KKM) di lingkungan Kemenag Rokan Hilir.

Rapat tersebut bertujuan untuk membahas persiapan pelaksanaan KSM tingkat Kabupaten Rokan Hilir tahun 2019 yang akan dilaksanakan pada 20 Juli 2019 mendatang.

Mengawali acara, dalam paparannya Kasi Penmad menyampaikan bahwa KSM tingkat Kab. Rohil akan dilaksanakan 3 hari kedepan yang akan diikuti oleh 136 peserta dari 33 madrasah dengan rincian MI 6 madrasah 19 peserta, MTs 14 madrasah 57 peserta dan MA 13 madrasah 60 peserta. Jumlah seluruh peserta 136 orang.

KSM 2019 dipusatkan di MTs N 1 Rokan Hilir, Ujung Tanjung. Sebelumnya akan dilaksanakan di MIN 1 Rohil, Bagansiapiapi. Namun karena berbagai pertimbangan terutama strategisnya tempat pelaksanaan dan setelah dikonsultasikan dengan Kakankemenag, maka diputuskan di MTs N 1 Rohil, Ujung Tanjung.

Lanjut H. Naini, Ada beberapa induk KKM yang tidak melaksanakan KSM. “ini saya laporka kepada Kakankemenag untuk menjadi perhatian,” ujarnya.

KKM yang tidak mengadakan KSM sudah kami surati, sudah kami sampaikan teguran. Madrasah yang membuat KSM dan yang tidak dari tahun ke tahun hampir sama itu itu sajak. “jadi Pak Kepala berikan arahan kepada kami untuk melakukan evaluasi terhadap KKM yang bersangkutan, ungkapnya.

Kalau memang tidak ada inisiatif dari KKM yang bersangkutan akan kita evaluasi. Karena kita ingin KKM menggerakan madrasah anggotanya untuk berkegiatan. Contoh di Kecamatan Bangko sendiri KKMnya tidak melaksanakan KSM, sementara kita telah berkomitmen peserta yang ikut di tingkat kabupaten hasil rekrutan dari hasil KSM tingkat KKM tidak dari masing-masing madrasah, sifatnya berjenjang.

Lebih lanjut Kasi Penmad menjelaskan berdasarkan dari aurat yang kami terima, KSM ini memang boleh dengan CBT (computer Bassed Test), namun setelah kami pelajari CBT itu hanya sebatas untuk menyimpan soal saja, sementara anak menjawab tetap dengan menggunakan lembar jawaban juga.

Kalau memang kondisinya seperti itu, panitia telah berbincang di ruangan saya pelaksanaan KSM dilaksanaakan di Aula kantor ini, namun karena peserta banyak sampai 136 orang jadi kami putuskan di MIN 1 Rohil dan karena peserta lebih banyak dari daerah Bagansinembah, Simpang kanan, Tanjung Medan maka kami sepakati di MTs N 1 Rohil, Ujung Tanjung.

Sementara Kakankemenag dalam arahannya mengatakan KSM adalah program nasional di Kementerian Agama. Kita sebagai orang Kemenag harus mendukung. Maka jangan memandang remeh kegiatan ini karena menyangkut kredibelitas madrasah yang bapak ibu pimpin.

Beberapa hari yang lalu di Sulawesi telah dilaksanakan penyerahan reword bagi siswa siswi berprestasi baik tingkat nasional maupun tingkat internasional termasuk anak anak dari Provinsi Riau. Jadi melalui KSM ini kita jadikan tolak ukur untuk anak kita memiliki prestasi atau tidak, apalagi perlombaannya menggunakan IT.

Beliau menjelaskan mata pelajaran yang dilombakan katagori sain seperti Matematika, IPA Ekonomi, Biologi, Geografi dan Fisika. Ini mata pelajaran yang diajarkan di madrasah. Jadi dengan KSM ini sebagai guru akan mengetahui sejauhmana penguasaan ilmu sain yang telah diajarkan.

Mengakhiri arahannya Kakankemenag menyampaikan harapannya kepada seluruh kepala madrasah yang hadir bagi anak anaknya ada yang mengikuti KSM ini hendaknya betul betul dipersiapkan, paling tidak anak anak sedikit banyaknya telah menguasai  IT. “kelemahan kita ketika anak anak mengikuti perlombaan di tingkat provinsi banyak yang terkejut karena bertandinya dengan mengkunakan computer dan aplikasi,” katanya. (Nsh)