Riau (Inmas) – Bertempat
di Aula mini Kanwil Kemenag Riau Tim Pelaksana Calon Pegawai Negeri Sipil
Kanwil Kemenag Riau adakan rapat evaluasi pasca perpanjangan pendaftaran CPNS
pada Jum’at 05/10.
Drs
H Kamaruddin selaku Kasubbag Ortala Kepegawaian Kanwil Kemenag Riau menyampaikan
bahwa jumlah pelamar yang sudah mendaftar secara online sampai hari ini 5
Oktober 2018 sudah mencapai angka 1371 orang. Sedangkan yang mendaftar langsung
ke Kanwil Kemenag Riau berjumlah 131 orang, belum terhitung hari ini.
Mantan
Kasi Kurikulum Penmad tersebut berharap pelamar sudah mengetahui mengenai
jadwal, kapan batas akhir, serta tahu persis terkait formasi yang dipilih. “Apabila
memilih formasi di daerah Riau maka pelamar ini otomatis melaksanakan test di
Riau dan BKN Riau, begitu pula apabila memilih formasi di Kalimatan Barat atau
papua misalnya, maka mereka akan mengikuti ujian di daerah tempat mereka
mendaftar, hal ini penting untuk menghindari kesalahpahaman informasi”,
terangnya.
Ditambahkan
oleh Ardimus salah seorang panitia pelaksana pengadaan CPNS Kanwil Kemenag
Riau, pendaftaran penerimaan berkas tanggal 28 September akan berakhir pada
tanggal 15 Oktober mendatang, sementara penerimaan berkasnya berakhir 5 hari
setelah pendaftaran online ditutup. “Begitu kita tutup pendaftaran online tgl
15 Oktober berarti penerimaan berkas baik yang diantar langsung maupun yang
dikirim via pos, sudah diterima pada tanggal 20 Oktober 2018 paling lambat
pukul 16.00 WIB jam pulang kantor, jelasnya saat diwawancarai diruangan kerja. “Diatas
tanggal tersebut tidak akan diterima lagi, karena Kemenag pusat sudah membuat
aturan batas akhir penerimaan berkas itu dan pengaturan ulang jadwal perpanjangan ini dilakukan secara otomatis terpusat oleh Panselmas ”, tekannya.
Terkait
sudah banyaknya berkas lamaran  yang
masuk ke panitia, yang  hari ini saja sebanyak 315
berkas masuk diantar langsung, sementara online berkisar 1300-an pelamar. ”Maka hari ini kita panitia
mengadakan rapat persiapan untuk segera memeriksa berkas bahan yang sudah masuk,
apalagi waktu untuk penerimaan berkas sudah semakin dekat”, ungkapnya.
Hari
ini pun kita telah melakukan rapat evaluasi dengan tim verifikasi berkas terkait
itu, guna menyamakan persepsi dalam menentukan formasi ijazah yang dipakai.
“Rata rata yang bermasalah itu dan tidak
memenuhi kualisifikasi justru dalam hal penempatan ijazah dengan formasi yang
dimiliki pelamar, ijazah yang dimiliki dengan formasi tidak sinkron, nah ini
yang banyak menggugurkan pelamar dalam seleksi berkas, tandasnya.
Sebelumnya
info yang diterima untuk pendaftaran online, berakhir pada 12 Oktober, namun
mengingat beratnya sistem dan ramainya pelamar yang masuk menyebabkan jaringan
padat dan susahnya mendaftar secara online, maka Kemenag memperpanjang waktu
pendaftaran tersebut dengan syarat yang lebih dipermudah. Apalagi Sekjen
Kemenag RI juga menginginkan untuk test CPNS Kemenag pada tahun ini, memberikan
kesempatan seluas luasnya kepada putra putri Indonesia untuk mengikuti ujian CPNS ini, minimal sampai ujian CAD, sebutnya.(vera/yesi/fit)
Â