Pekanbaru (Inmas) - Pada Selasa (08/11) bertempat di Aula mini Kakanwil Kemenag Riau menggelar rapat koordinasi perdana, Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA. Rapat perdana sekaligus silaturrahim dengan bidang Penaiszawa ini dihadiri oleh para Kasi, staf struktural dan fungsional pada Bidang Penaiszawa. Rapat dibuka oleh Ahmad Supardi, pada kesempatan tersebut Ahmad Supardi menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran seluruh ASN Penaiszawa. Bidang Penaiszawa adalah corong penerangan agama Islam ditengah masyarakat. Posisi Penaiszawa adalah posisi multifungsi di Kemenag, dikatakannya ada dua potensi besar pada bidang ini yang berkaitan dengan masalah ummat, yaitu zakat dan wakaf. Jika dua hal ini dapat diberdayakan secara optimal maka bukan tidak mungkin Kemenag akan dapat melaksanakan apa yang dinamakan dengan birokrasi reformasi yang sedang digalakkan pemerintah secara nasional. Demikian disampaikan H Ahmad Supardi mengawali rapat perdana tersebut.
Selain itu, Ahmad Supardi mengajak seluruh ASN Penaiszawa untuk berperan aktif dalam menjalan tugas dalam upaya membantu pemerintah memajukan pembangunan dalam rangka mencapai tujuan negara.
Lebih lanjut beliau mengingatkan kembali tentang posisi tugas yang ada di dibidang penaiszawa. Dengan adanya lima kasi pada bidang ini, secara struktural akan dapat memudahkan dan membantu dalam upaya pelayanan penerangan keagamaan kepada masyarakat, ucapnya. Melihat background dari beberapa bidang disiplin ilmu yang ada di Kanwil Kemenag Riau, menurutnya SDM yang ada dalam lingkup Penaiszawa cukup heterogen dan luarbiasa. Diharapkan SDM yang ada dapat menjalankan tugas-tugas besar dalam bidang keagamaan sekaligus untuk bisa memberdayakan zakat dan wakaf di Riau ini, pesannya.
“Saya yakin sekali jika kita bersungguh-sungguh dalam meningkatkan kinerja, SDM yang ada sekarang akan dapat fokus terhadap bidang masing-masing, mengingat bidang tersebut sudah mapan secara anggaran dan sudah terstruktur organisasinya secara nasional”, jelasnya menegaskan.
Selanjutnya Ahmad Supardi menghimbau agar kedepan koordinasi dan pertemuan dengan ormas-ormas lokal maupun nasional lebih diintenskan. Hal tersebut penting karena mereka semua adalah pihak yang akan bersinergi dengan Kemenag dalam masalah pelayanan ummat. Jika hubungan kerjasama kita baik, tentu prestasi kerja yang kita capai akan maksimal, ucapnya lagi.
Tak lupa, Kakanwil mengingatkan juga tentang masalah zakat dan perwakafan di Riau, diharapkan Kemenag Riau dapat mengembangkan zakat dan perwakafan lebih produktif lagi kedepannya. Ditekankannya juga pada pengurus BWI maupun baznas untuk sama-sama bersemangat dan tetap bekerja dengan ikhlas, dengan intensnya koordinasi dan pertemuan dengan pihak terkait kita bisa tancap gas , menjemput bola dalam meningkatkan kepedulian kita tentang permasalahan zakat dan wakaf didaerah kab/kota yang di Riau ini.
“Manfaatkan dana yang ada itu untuk semua kegiatan, begitu pula diharapkan dengan dana zakat yang masih ada pada tahun ini bisa dipergunakan untuk kegiatan bakti sosial”, tegasnya.
Sementara dalam kesempatan itu Kabid Penaiszawa Drs H Irhas MA menyampaikan informasi tentang struktur organisasi pada Bidang Penaiszawa antara lain : Kasi Penerangan & Penyuluhan Agama Islam, Drs H Amattaridi Msi, Kasi Kemitraan Umat, Publikasi Dakwah & HBI, Drs eka Purba, Kasi Pengembangan Seni Budaya Islam, MTQ dan Hadist H Masjekki Amri S Sos Msi MM, Kasi Pemberdayaan Zakat, DR H M Fahri Mag, Kasi Pembedayaan Wakaf, Dedi Syahrul S Kom Msi. Sekaligus memperkenalkan masing-masing personil ASN yang bergerak di bidang Penaiszawa kepada Kakanwil yang baru dilantik Oktober lalu tersebut.
Sependapat dengan Kakanwil Kemenag Riau, pada kesempatan itu pula H Irhas menyampaikan agar kita, termasuk semua pengurus hendaknya selalu pro aktif berkoordinasi dan menumbuhkan potensi demi meningkatnya pemberdayaan zakat maupun tanah wakaf di Indonesia khususnya Provinsi Riau. Khusus masalah tanah wakaf, aset yang ada akan coba di pergunakan semaksimal mungkin untuk maslahat umat, tuturnya kepada H Ahmad Supardi.
Disamping itu pesannya, diharapkan seksi –seksi yang ada pada masing masing jobdesknya dapat terus bergerak dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Menutup rapat H Irhas menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kakanwil atas arahan dan binaan yang diberikan. Kepada seluruh ASN diingatkannya untuk bekerja lebih giat lagi, lebih sungguh – sungguh lagi dalam upaya mengembangkan kehidupan beragama dan peran dari bidang Penaiszawa ini. Semoga pertemuan ini bisa melecut semangat kita bekerja lebih untuk dapat menyelesaikan problema yang ada menuju masyarakat yang bermartabat dan mampu mewujudkan aset zakat maupun wakaf yang bermanfaat untuk ummat, tutupnya mengakhiri rapat.(vera)