0 menit baca 0 %

Rapat Lintas Sektoral Penyelenggaran Ibadah Haji 2019, Ini Kata Plt Kakanwil

Ringkasan: Riau (Inmas) - Untuk memastikan kesiapan pemberangkatan calon jemaah haji Kemenag Riau Tahun 1440 H Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Penyelenggara Haji dan Umroh mengadakan rapat persiapan lintas sektoral lebih awal di Hotel Dafam, Senin (11/02). Kegiatan yang dibuka langsung...

Riau (Inmas) - Untuk memastikan kesiapan pemberangkatan calon jemaah haji Kemenag Riau Tahun 1440 H Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Penyelenggara Haji dan Umroh mengadakan rapat persiapan lintas sektoral lebih awal di Hotel Dafam, Senin (11/02). 

Kegiatan yang dibuka langsung oleh oleh Plt. Kepala Kemenag Riau, Drs H Mahyudn MA, dihadiri Kabid Penyelenggara PHIlU Erizon Efendi SAg, Kasi Dokumen Haji Suhardi Hasan MA, Kasi Pembinaan Haji Abdul Wahid, utusan dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Imigrasi dan lainnya, rapat dimulai pukul 03.30 WIB petang.

PLT Kakanwil mengungkapkan rapat lintas sektoral diselenggarakan tak lain untuk menyukseskan penyelenggaraan haji jamaah Riau Tahun 2019. Meskipun Kemenag sebagai leading sektor tapi tidak bisa berjalan sendiri, perlu melibatkan sektor lain agar penyelenggaraan ibadah haji ini berjalan dengan baik. 

Mahyudin menuturkan kendati Kemenag sebagai leading sektor ibadah haji, namun porsi tugas terberat menurut Mahyudin diemban Dinas Kesehatan. Karena perannya  akan mengurus jamaah yang sakit maupun memastikan jamaah akan tetap sehat, menyediakan obat obatan. Memang untuk rapat kali ini kita baru melibatkan beberapa instansi saja, sementara seyogyanya ada sembilan instansi akan terlibat dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2019 ini. 

Ia menghimbau agar petugas haji Kemenag  Riau amanah dan profesional selama menjalankan tugas negara ini. Sebut saja ada jamaah yang lupa membawa paspor, atau dokumen lain yang tertinggal, lni akan menjadi salah satu tantangan Tim penyelenggara ibadah haji, untuk memastikan jamaah tersebut bisa berangkat tanpa ada beban. “Hal ini sangat bergantung pada petugas kloter kita, bagaimana mereka mampu melaksanakan tugasnya dan mengawasi petugas yang ada dibawahnya seperti TPHD, ketua rombongan /regu” jelas Mahyudin.

Mahyudin menyebut terkait petugas haji, tahun ini untuk petugas non kloter kuotanya meningkat dari tahun sebelumnya. “Yang biasanya hanya 5 sekarang bertambah menjadi 10 orang. Penambahan itu karena petugas non kloter ada penambahan, makanya kuota lebih banyak dari tahun lalu. Dan ini diharapkan akan berdampak kepada layanan jamaah haji yang lebih baik. “Petugasnya bertambah, maka pelayanan pun bisa diberikan secara optimal”, ungkapnya.

Selain itu, terkait rencana pembangunan Embarkasi Haji, Mahyudin mengungkapkan begitu SK dikeluarkan Kemenag Pusat nanti, maka para petugas lintas sektoral ini akan terlibat secara langsung berpartisipasi dalam penyelenggaraan Embarkasi Haji Antara. “ Termasuk dengan Pemprov setempat akan kita bicarakan sisi mana yang sudah siap atau belum, dengan adanya data tersebut kita bisa mengantisipasi kendala agar proses Embarkasi ANTARA Haji Riau ini berjalan lancar. (vera/Adi/Anto)