Rokan Hilir (inmas) – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 14 tingkat Kabupaten Rokan Hilir dengan Kepala-kepala KUA se- Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (18/7) di lantai dua aula kantor Kemenag Rohil.
Sebelum rakor dimulai terlebih dahulu mendengarkan arahan pengantar Kepala Kemenag Rokan Hilir H. Agustiar. Dalam arahannya H. Agustiar selaku penanggung jawab lomba dalam kepanitiaan MTQ menegaskan bahwa, kurang lebih 10 hari lagi MTQ ke-14 tingkat Kabupaten akan dilaksanakan. Untuk itu semua yang terlibat dalam mensukseskan perhelatan tahunan itu agar bekkerja keras dan bekerja sama, terutama Kepala-kepala KUA sebagai ujung tombak dilapangan dalam menjaring peserta yang akan didaftarkan melalui E-MTQ.
Rakor yang dipimpin Ketua I LPTQ Drs. H. Naini, M.Pd.I didampingi Sekretaris LPTQ Rokan Hilir Zakifri, SHI ini, dihadiri seluruh Kepala KUA se Kabupaten Rokan Hilir dan dilaksanakan usai acara pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat eselon IV.
Disampaikan oleh Ketua I, bahwa pendaftaran peserta MTQ tahun ini dilakukan dengan aplikasi online E-MTQ. Penginputan peserta dilakukan oleh operator Kabupaten dan operator kecamatan. Kendala yang terjadi dilapangan, masih kebingungan dalam mengoperasikan aplikasi dan kualitas jaringan internet yang kurang bagus, sementara ada beberapa persyaratan yang harus discane kemudian diupload ke E-MTQ menggunakan jaringan internet.
“kita maklumi bersama, menjalankan sesuatu yang baru tak semudah membalikkan telapak tangan, Butuh waktu dan kesungguhan dari operator,” ungkap H. Naini.
Namun demikian, lanjut H. Nai, mari kita bekerja semaksimal mungkin memanfaatkan waktu yang sudah semakin dekat dengan pelaksanaan MTQ ini.
“berapa peserta yang masuk, itu yang akan kita ikutkan lomba,” pungkasnya.
Sementara Sekretaris LPTQ Rohil Zakifri, SHI melanjutkan pembicaraan pada rakor tersebut, dengan menjelaskan alur pendaftaran peserta MTQ melalui E-MTQ. Dikatakannya bahwa, operator E-MTQ kecamatan harus sering berkonsultasi dengan operator kabupaten.
“jika menemui kendala saat input data konsultasikan dengan operator kebupaten, Ust. Adi Candra, SHI,” pesan Zakifri.
Selanjutnya operator E-MTQ kabupaten Adi Candra, SHI menjelaskan secara rinci teknis penginputan data peserta. Dari mengumpulkan persyaratan peserta, menscane, mengupload, sinkronisasi data sampai dengan teknis pendaftaran ulang peserta MTQ dengan cara dilakukan validasi.
“peserta yang dipastikan mengikuti MTQ tahun ini adalah peserta yang sudah dinyatakan valid oleh aplikasi E-MTQ dan dinyatakan lulus oleh Panitia,” tegas Adi Candra. (Nsh)