Pekanbaru (Inmas) - Tahun 2016 akan segera berakhir begitu pula dengan penggunaan anggaran harus segera direalisasikan sampai batas akhir pencairan. Ka.Kanwil Kemenag Riau, Drs. H. Ahmad Supardi Hs, MA yang baru saja dilantik membutuhkan koordinasi mengenai anggaran yang telah digunakan dan yang belum digunakan. Hal ini pulalah yang menjadi gagasan hari ini, Senin (17/10) melakukan Rapat pembahasan percepatan anggaran tahun 2016 yang dibagi dalam 2 pertemuan yaitu Rapat Ka.Kanwil Kemenag Riau bersama Kabid dan Pembimas dan Rapat Ka.Kanwil Kemenag Riau bersama Ka.Kankemenag Kab/Kota.
"Informasi yang saya dapatkan anggaran yang sudah digunakan sampai Bulan Oktober 2016 ini baru sekitar 70% dari anggaran keseluruhan, maka dari itu diperlukan program kerja percepatan penggunaan anggaran sampai batas akhir bulan tahun 2016 ini. Selanjutnya kita juga akan membahas rencana anggaran Tahun 2017 yang sudah dapat direncanakan dan diprogramkan agar pada tahun 2017 kita dapat menggunakan anggaran sesuai dengan yang diprogramkan," jelas Ahmad Supardi.
Rapat yang langsung dipimpin oleh Ka.Kanwil Kemenag Riau, Drs. H. Ahmad Supardi Hs, MA dan didampingi oleh Kabag Tata Usaha, HM. Saman, S.Sos, M.Si yang menjabarkan anggaran Kemenag Kab/Kota yang sudah dapat direalisasikan.
"Saat ini sesuai dengan instruksi presiden bahwa ada beberapa anggaran yang diblokir yaitu anggaran pembelian kendaraan dinas baru sehingga tidak dapat direalisasikan. Terakhir pencairan anggaran diperhitungkan jatuh pada tanggal 17 Desember 2016 sehingga perencanaan program bagi yang belum terealisasi sebaiknya dipercepat," jelas Saman.
Lebih lanjut Saman juga menegaskan bahwa walaupun tahun ini Irjen tidak menjadikan Riau sampel pemeriksaan akan tetapi BPK sudah melakukan pemeriksaannya terhadap Riau sebanyak 4 kali diantaranya pengecekan laporan keuangan dan berkas penunjangnya serta investigasi, maka diharapkan kelengkapan berkas sudah dipersiapkan menjelang akhir tahun 2016. (nvm/adi)