0 menit baca 0 %

Rakornas Bahas 3 Isu Strategis Ditjen Bimas Islam

Ringkasan: Riau (Inmas) - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam pada tahun 2020 menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakorna). Rakornas yang dibuka oleh Menteri Agama teraebut berlangsung selama satu hari penuh dari pukul 8.00 - 22.00 Wib pada Senin (2/3) dan diikuti oleh 671 peserta yang terdiri da...

Riau (Inmas) - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam pada tahun 2020 menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakorna). Rakornas yang dibuka oleh Menteri Agama teraebut berlangsung selama satu hari penuh dari pukul 8.00 - 22.00 Wib pada Senin (2/3) dan diikuti oleh 671 peserta yang terdiri dari pejabat eselon I, II dan III pusat, Ka. Kanwil Kemenag Provinsi serta Kepala Kemenag Kabupaten/Kota Se Indonesia. 

Dalam laporannya panitia pelaksana H. Muhammadiyah Amin menyampaikan bahwa Rakornas ini merupakan sarana yang sangat penting dalam pelaksanaan koordinasi - singkronisasi antara pusat dan daerah menuju pencapaian strategi pembangunan nasional bidang agama. Hal ini untuk wujudkan birokrasi yang bersih, berintegritas,  efektif, efisien serta dalam rangka memastikan seluruh program prioritas mendapatkan anggaran dengan baik. 

Dirjen Bimas Islam memiliki tanggungjawab terhadap pembinaan masyarakat Islam dan merupakan ujung tombak pemerintaj dalam mengembangkan moderasi beragama. Saat ini sikap intoleransi masyarakat masih saja kerap terjadi, intoleransi itu tahapan dini dari radikalisme yang pada tindak lanjutnya dapat berbuah terorisme. 

Lebih lanjut Muhammadiyah menyampaikan pada tahun ini, Dirjen Bimas islam memiliki isu strategis yang terfokus diantaranya peningkatan kesejahteraan umat, peningkatan kualitas sumberdaya mubaligh/mubalighah, serta menjadikan seni dan budaya sebagai media untuk mengembangkan dakwah di Indonesia.

Kegiatan Rokarnas tersebut menghadirkan narasumber Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid dan Perwakilan dari Menteri Keuangan dan Bappenas. (ana)