0 menit baca 0 %

Rakor PIKP, Sekjen Kemenag RI : Humas Kemenag Wajib Cerdas Berbagi Informasi

Ringkasan: Riau (Inmas) - Bertempat di Hotel  Sofyan Betawi pada Kamis (3/07) pagi Kemenag RI melalui Biro Humas Data dan Informasi Kemenag RI menyelenggarakan Kegiatan Rapat Koordinasi Pengelolaan Informasi Komunikasi Publik. Kegiatan itu diikuti oleh Kasubbag dan staf kehumasan seluruh provinsi di Indonesia...

Riau (Inmas) - Bertempat di Hotel  Sofyan Betawi pada Kamis (3/07) pagi Kemenag RI melalui Biro Humas Data dan Informasi Kemenag RI menyelenggarakan Kegiatan Rapat Koordinasi Pengelolaan Informasi Komunikasi Publik. Kegiatan itu diikuti oleh Kasubbag dan staf kehumasan seluruh provinsi di Indonesia, termasuk salah satu staf Inmas Kanwil Kemenag Riau.

Pada kesempatan tersebut Sekjen Kemenag RI Nursyam dalam sambutannya mengatakan tiga hal urgen dalam melakukan pengelolaan informasi dan komunikasi publik. Pertama, dalam rangka pelayanan ASN harus didukung dengan komunikasi publik. Kedua, Humas merupakan corong Kemenag dalam berbagi informasi, bagian ininsangat urgen. Namun lebih dari itu setiap ASN Kemenag pada hakekatnya adalah humasnya Kemenag secara global, yang bertugas memberikan informasi terbaik baik itumterkait informasi di lingkungan satker madrasah, Haji  maupun KUA.Ketiga, ASN adalah narasumber Kemenag yang akan berperan penting dan terlibat secara intensif dalam kehumasan secara umum.

Lebih jauh Ia menekankan pentingnya respons dan persepsi dengan publik dalam rangka mengurangi  kesenjangan informasi dan hoax news yang tengah sesumbar beredar dimana mana.

Seringkali sosialisasi pemerintah Kemenag melalui Kemenag tidak sampai sepenuhnya kepada masyarakat. Untuk itu perlu diperhatikan siapa yang kita sasar dan kita bidik, untuk memperoleh data dan informasi yang akurat sebelum kita sebar, tegasnya. Nur syam sangat menekankan prinsip kecepatan, update dan akurasi dalam merespons berita hoax. "Sharing dengan benar, dengan data yang valid dan siap saji", pesannya menekankan.

Kedepan diharapkan sinerg komunikasi antara Kemenag maupun humas di masing masing Kanwil dapat lebih baik."Koordinasi antar lembaga dalam merespons isu terutama dalam penggunaan media harus dioptimalkan demi mencegahnya terjadi kegaduhan informasi galau dimasyarakat.

Di akhir sambutannya Nur Syam berbagi tips dan rumus dalam mengemas informasi secara akurat. Pria yang cukup humoris itu mengatakan perlu rumus 2C 1 S dalam pengelolaan komunikasindan informasi publik. C pertama "Cek dulu sebelum collect (dikumpul), C kedua "Coordination dulu sebelum memberikan informasi guna memastikan kebenaran dari informasi tersebut. Dan 1 S "Saring dulu sebelum SHARING", tandasnya. 

"Kita optimalkan SDM dalam mengelola media informasi, agar lahir kecepatan respons, ketepatan respons, konsolidasi dan dampak informasi yang kita beri", tegasnya mengakhiri.(vera)