0 menit baca 0 %

Rakor FKUB, Kakanwil Sarankan Stakeholder Lakukan Pemetaan Masalah KUB

Ringkasan: Riau (Inmas) - Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA membuka Rapat Koordinasi Kerukunan Umat Beragama se Provinsi Riau di Hotel Dafam Pekanbaru, Rabu (04/03).Acara tersebut digelar oleh Sub Bagian Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Riau  dengan tema Meneguhkan Komitmen dan Peran Strategis FKUB dalam Me...

Riau (Inmas) - Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA membuka Rapat Koordinasi Kerukunan Umat Beragama se Provinsi Riau di Hotel Dafam Pekanbaru, Rabu (04/03).

Acara tersebut digelar oleh Sub Bagian Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Riau  dengan tema “Meneguhkan Komitmen dan Peran Strategis FKUB dalam Menjaga Kerukunan di provinsi Riau”.

Ketua Panitia Hikmawati Yahya mengatakan, Rakor FKUB se-Riau periode 2020 ini diikuti oleh 38 peserta terdiri dari pejabat dan tokoh agama 12 Kabupaten/kota se-Riau. Dengan menghadirkan 7 orang narasumber, 7 orang moderator.

“Rakor ini dimaksudkan sebagai ajang silaturrahmi antar anggota FKUB sekaligus menambah pengetahuan terkait kerukunan antar umat beragama dari berbagai aspek,” katanya. 

Lebih lanjut Hikmawati mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya menyamakan langkah persepsi dan pola pikir, pola sikap, toleransi terhadap penguatan komitmen dan peningkatan kualitas keimanan para tokoh dan umat beragama terkait dengan program khususnya di wilayah kabupaten Riau, serta sebagai ajuan program, komitmen, dan peran strategis FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama.

 “Melalui Rakor ini, dapat menjadi forum diskusi antara jajaran pemerintah dan peserta (masyarakat) sebagai penguatan komitmen dan peningkatan kualitas keimanan para tokoh dan umat beragama khususnya di wilayah Riau,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan Dr H Mahyudin MA selaku Kakanwil yang membuka acara secara resmi, menumpangkan harapan besar pada rakor kerukunan tersebut. 

Mahyudin menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini, selain ajang silaturahmi, juga sebagai wadah untuk menyamakan persepsi untuk menghadapi persoalan keagamaan yang ada di Riau. 

Ia meminta segenap tokoh agama, Kementerian Agama maupun stakeholder FKUB terus melakukan pemetaan terhadap persoalan keagamaan yang terjadi di wilayah masing masing.

Mantan Kabid Pendidikan Madrasah ini mengharapkan para stakeholder terkait dapat mengatasi persoalan sekecil apapun ditengah masyarakat. 

Mahyudin meyakini sinergitas para tokoh agama dan pejabat pemerintah setempat akan membantu pemerintah dalam menggerakan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup bertoleransi agama dan tetap menjaga keutuhan bangsa.

Melalui Rakor FKUB ini, diharapkan dapat membantu pemerintah mencegah terjadinya konflik sara dan juga dapat mewujudkan kerjasama antar pemeluk agama dalam mendukung pembangunan daerah, terbangun pola kerja yang sinergis dengan pemerintah mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, lanjutnya. 

Sehingga menjadi kesatuan gerak yang dapat mencegah, mendeteksi dan meredam serta menyelesaikan permasalahan konflik sosial bernuansa agama tersebut ditengah masyarakat Riau.

Sementara itu Kasubbag Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Riau Janheri MA menyatakan keberagaman sikap pemerintah dalam menyikapi persoalan keagamaan di Riau Janheri berharap melalui rakor dapat menghasilkan kesepakatan dan informasi terkait penguatan komitmen para tokoh agama dalam menjaga keamanan dan kondusifitas melaksanakan ibadah dan keyakinannya.

Tak terkecuali membangun keakraban, kesatuan, visi dan misi  demi mewujudkan kerukunan khususnya di Provinsi Riau.(vera/fad)