Ketua Lazismu Wilayah Provinsi Riau Ir. H. Yusman Yusuf, MT Mengatakan kegiatan ini berupaya untuk menghimpun dan membentuk satu koordinator wilayah Lazismu-Lazismu yang ada di Kabupaten/Kota di Riau. Keberadaan Lazis Muhammadiyah Wilayah Riau ini mulai pada Tahun 2018 akan tetapi keberadaannya sudah ada sebelum Tahun tersebut.
Untuk kedepan Lazismu akan memperkuat kelembagaan, dimana sebelum ada Undang-undang Lazismu itu merupakan jejaring yang berjalan sesuai dengan aturan Muhammadiyah, setelah terbitnya peraturan, Lazismu akan beroperasi berdasarkan peraturan yang ada. Sebagai Laz, Lazismu harus berkoordinasi dengan Basnas dan Kementerian Agama. Meskipun tanpa anggaran dari pihak manapun lazismu tetap berjalan seperti organisasi lainnya.
Pada Rakerwil ini, Lazismu Wilayah Riau melakukan Launching Program Peduli Guru Lazismu Riau. Pada kesempatan ini diserahkan bantuan sebesar 50 Juta untuk 100 orang guru Muhammadiyah yang tidak mampu. Hal ini sebagai bentuk motivasi dalam beraktifitas bagi guru-guru tersebut. Kegiatan  ini juga  berupaya untuk menunjang supaya lazis-Lazis di Wilayah bisa lebih bersemangat.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan Narasumber dari  PP Muhammadiyah, Baznas Provinsi Riau, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, serta pemaparan dari Lazismu Riau dan Lazismu Daerah Kabupaten/Kota se-Riau. (ana/faj)