Pekanbaru (Inmas) – Bertempat di Hotel Furaya Pekanbaru pada Kamis sore ( 10/03) Kanwil Kemenag Riau gelar rapat kerja (RAKER) pasca Rakernas Kementerian Agama RI yang diadakan di Hotel Century Park Jakarta pada Februari lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh Pgs Kanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA, Kabag TU Kanwil Kemenag Riau HM Saman S Sos Msi, para Kabid, Kakankemenag Kab/Kota, para Pembimas, pejabat eselon IV, Kepala Madrasah, serta Kabag TU STAIN Bengkalis Drs H Mansyur.
Dalam arahannya Pgs Kanwil mengatakan urgensi dari diadakannya raker ini tak lain sebagai media dalam merumuskan program-program kerja pada Tahun 2016. Pun sebagai ekspektasi, refleksi dan evaluasi terhadap kinerja seluruh jajaran aparatur di lingkungan Kanwil Kemenag Riau dari yang lalu dan masa yang akan datang. Saat ini tuturnya, Kanwil Kemenag Riau tidak hanya sekedar mencapai persentasi kinerja terkhusus masalah anggaran saja, menurutnya persentasi besar memang sangat diperlukan namun harus sesuai dengan output yang sudah dilaksanakan. “Tidak akan ada gunanya realisasi anggaran yang besar jika output yang kita lakukan tidak tercapai”, ulangnya lagi. Kita patut bersyukur bahwa realisasi anggaran Kanwil Kemenag Riau bisa mencapai di atas rata-rata Standart Nasional.
Selain itu berkaca pada Tahun 2015, hal-hal yang perlu ditingkatkan lagi kedepan sebutnya, lagi dan masih seputar regulasi masing-masing satker sesuai dengan tupoksi masing-masing. Diuraikannya dalam melakukan pembinaan ataupun monitoring ke masing-masing satker perlu ukuran dan data yang valid. Setiap satker menurutnya wajib memiliki data secara akurat. Hal ini berguna agar kita tidak melakukan hal yang berulang terhadap kegiatan pembinaan yang sudah dijalankan.
“Perlu data yang kuat dalam menyusun program-program dalam bekerja dimasa datang, jika data kuat insyaallah program-program yang kita hasilkan akan bisa tersentuh secara komperehensif, imbuhnya.
Lebih lanjut Mahyudin menyoroti empat hal pokok yang perlu dilaksanakan oleh seluruh KPA maupun PPK. Pertama, mempelajari dan menelaah kembali DIPA yang ada dengan cermat. Kedua, cek ulang detail program kegiatann dan anggaran, maksudnya cermati program yang benar dan mana yang tidak. Ketiga, agar dapat menyelesaikan catatan dalam DIPA untuk memastikan program yang akan dilaksanakan per-Januari 2016, dimana untuk program yang belum terakomodir sementara harus dimasukkan ke dalam program tahun 2016 ini. Keempat, diharapkan agar kita lebih focus pada kegiatan prioritas dalam rangka mencapai visi dan misi Presiden, Kemenag RI, maupun Kanwil Kemenag Riau.
Ditambahkannya, sesuai dengan tema Raker Tahun ini “Meneguhkan Revolusi Mental untuk Kementerian Agama yang Bersih dan Melayani”, beliau menumpangkan harapan yang besar kepada seluruh ASN Kanwil Kemenag Riau untuk dapat melakukan revolusi mental yang dicanangkan Presiden secara terus menerus. Artinya untuk ASN Kemenag sendiri harus lebih bersih melayani baik itu bersih secara fisik maupun bathin.
“Jika dulu ASN kita selalu ingin dilayani, hari ini mindset tersebut sudah sepatutnya dirubah, justru kita sebagai ASN yang melayani”, harapnya.
Mengakhiri arahannya Mahyudin berpesan “Jadikanlah raker ini sebagai momentum untuk melahirkan program-program unggulan bagi masing-masing satker baik itu Madrasah, KUA, Kemmenag Kab/Kota, untuk kemajuan Kemenag dimasa yang akan datang.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan pembacaan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Nomor 162 Tahun 2016 oleh Kabag TU Saman S Sos MSi untuk penghargaan kepada Satker terbaik Pengelolaan Administrasi Anggaran dan BMN di lingkungan Kanwil Kemenag Riau. Adapun satker terbaik Tahun 2015 adalah, Terbaik I diraih oleh Kankemenag Inhil, terbaik II disabet oleh Kankemenag Bengkalis, dan terbaik III diraih Kankemenag Rohil. Sementara itu Kuansing meraih Harapan III, Kota Pekanbaru Harapan II, dan Kabupaten Siak mendapatkan harapan I.
Kemudian untuk kategori Satker madrasah terbaik se-Provinsi Riau, terbaik I dari Mtsn Bukit Batu Kab bengkalis, terbaik II dari MAN Selat Panjang Kabupaten Meranti, terbaik III dari MIN Merangin Kabupaten Kampar. Selanjutnya harapan I dari Mtsn Dumai, harapan II Mtsn tembilahan Kab Inhil, dan harapan III dari MTsn Selat Panjang, Kabupaten Meranti.(vera)