Riau (Inmas)- Tiga persoalan besar yang sangat meresahkan negara
saat ini yaitu paham radikalisme, anti pancasila dan penyalahgunaan narkoba.
Untuk itu, semua pihak khususnya siswa madrasah harus bisa mengambil peran
dalam pencegahan tiga persoalan tersebut.
Hal tersebut ditegaskan Plt Kakanwil Kemenag Riau Drs H
Mahyudin MA didampingi Kasi Kurikulum dan Evaluasi Penmad Kanwil Kemenag Riau, H
Rahmat Suhadi, S HI M Pd , Kamis
(15/11/2018) usai membuka Seminar Pencegahan Paham Radikalisme, Anti Pancasila
dan Penyalahgunaan Narkoba pada Siswa Madrasah Aliyah Tahun 2018 di Hotel Alpha
Pekanbaru.
Menurutnya, siswa madrasah Aliyah sederajat merupakan
sasaran yang sangat rawan disusupi paham radikalisme, anti pancasila dan
narkoba. Untuk itu perlu dilakukan penguatan- penguatan pada siswa madrasah
dengan memberikan pemahaman lebih jauh tentang tiga permasalahan tersebut.
“Terimakasih kepada Bidang Penmad yang telah menggelar Seminar
untuk siswa siswi madrasah yang ada di Pekanbaru. Semoga dengan kegiatan ini
siswa siswi kita akan terhindar dari permasalahan yang kita khawatirkan ini,
dan apa yang didapatkan disini nanti dapat diteruskan kepada kawan- kawan di
madrasah, sehingga baik paham radikalisme, anti pancasila dan narkoba bisa kita
cegah semaksimal mungkin dari kehidupan generasi bangsa,” harapnya.
Kabid Pendidikan Madrasah yang
diwakili oleh Kasi Kurikulum dan Evaluasi Penmad Kanwil Kemenag Riau, H Rahmat
Suhadi, S HI M Pd mengatakan, kegiatan semininar diikuti 40 orang peserta yang
merupakan utusan dari 14 MA yang ada di Pekanbaru.
“Peserta kita dari Madrasah
Aliyah yang ada di Pekanbaru dengan 3 orang per madrasah. Sementara narasumber kita
datangkan dari Forum Korditaror Pencegahan Terorisme (FKPT), Badan Narkoba
Nasional (BNN) Provinsi Riau dan dari Kanwil Kemenag Riau dengan tujuan memberikan
pemahaman lebih jauh tentang tiga permasalahan tadi kepada siswa siswi madrasah
kita, sehingga selain pencegah masuknya Paham
Radikalisme, Anti Pancasila dan Penyalahgunaan Narkoba pada Siswa Madrasah kita
mereka juga bisa memberikan warna baru bagi sekolah dengan ikut
mensosialisasikan fenomena ini di lingkungan sekolahnya masing- masing,”
ungkapnya. (mus/dedi/ana/faj)